Gilabalap.com – Tim balap asal Sulawesi Selatan, Gajahlume Pro, menunjukkan performa kompetitif pada ajang Gokart Racing Competition Round 2 yang berlangsung di Sirkuit Karaeng Mallombasang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026).
Pada putaran kedua ini, Gajahlume Pro menurunkan dua pembalap untuk berlaga di tiga kelas berbeda. Yaya Sofyan Latif tampil di kelas All Karting 125cc dan Vortex, sementara Reilly Alzarqali Silby dipercaya turun di kelas Junior.
“Gajahlume Pro turun di tiga kelas. All Kart 125cc, kelas Vortex dan Junior. Di All Kart 125cc dan kelas Vortex saya sendiri, Yaya Sofyan Latif, sedangkan di Junior ada Reilly Alzarqali Silby,” ungkap Yaya.

Yaya Sofyan Latif
Hasilnya cukup menjanjikan. Yaya berhasil mengamankan posisi ketiga di kelas All Karting 125cc dan tampil sebagai juara pertama di kelas Vortex. Tidak hanya itu, performanya juga dilengkapi dengan torehan Best Time of the Day melalui catatan waktu 42,906 detik.

Sementara itu, Reilly yang bertarung di kelas Junior harus puas finis di posisi keempat. Meski demikian, hasil tersebut menjadi modal penting bagi pembalap muda Gajahlume Pro untuk menghadapi putaran berikutnya.

Persaingan di Round 2 sendiri berlangsung cukup ketat. Kehadiran sejumlah pendatang baru dengan usia relatif muda turut membuat pertarungan antarpembalap semakin kompetitif.
“Round 2 cukup ramai dan banyak pendatang baru yang masih muda dan jago-jago semua. Persaingan di setiap kelas sangat ketat karena selisih waktu per lap-nya sangat tipis,” jelas Yaya.

Yaya Kokoh di Puncak Klasemen
Tambahan poin dari Round 2 membuat posisi Yaya semakin kuat di klasemen sementara. Di kelas All Karting 125cc, Yaya kini menempati posisi pertama dengan koleksi 41 poin.
Yaya hanya unggul tipis tiga poin dari Misyu Brebex yang berada di posisi kedua dengan raihan 38 poin. Kondisi tersebut membuat persaingan menuju putaran final dipastikan masih terbuka.

Situasi serupa juga terjadi di kelas Vortex. Yaya memimpin klasemen dengan 45 poin, sementara posisi kedua ditempati Natasha dari Speedy Racing Team dengan 36 poin. Dengan selisih sembilan poin, peluang persaingan di kelas ini juga masih menarik untuk dinantikan pada seri terakhir.
Sementara itu, Reilly saat ini berada di posisi keenam klasemen Junior. Posisi tersebut tidak terlepas dari absennya Reilly pada Round 1 sehingga kehilangan kesempatan untuk mengumpulkan poin sejak awal musim.

Fokus Persiapan Menuju Round Final
Menghadapi Round 3 yang sekaligus menjadi putaran final, Gajahlume Pro mulai menyiapkan strategi. Perbedaan karakter sirkuit pada seri terakhir membuat tim akan lebih fokus melakukan penyesuaian terhadap setup gokart.
Yaya menilai aspek tersebut menjadi salah satu kunci agar tim mampu mempertahankan performa sekaligus mengamankan posisi terbaik di klasemen.
“Persiapan di Round 3 mungkin lebih ke setup gokart karena sirkuitnya berbeda dari Round 1 dan 2. Selisih poin tidak terlalu jauh dengan posisi dua dan tiga. Tim kami akan mempersiapkan lebih baik lagi di Round final,” tambahnya.

Dengan dua pembalap yang tampil di tiga kelas serta posisi Yaya yang masih berada di puncak klasemen dua kategori, Gajahlume Pro memiliki peluang besar untuk menutup musim dengan hasil positif.
Putaran final Gokart Racing Competition pun akan menjadi panggung penentuan bagi Gajahlume Pro untuk membuktikan konsistensi sekaligus memperjuangkan posisi terbaik hingga akhir musim. (Fajar Eko/Foto: Dok. Gajahlume Pro)
