gilabalap.com – Belum genap seminggu usai bertarung di ajang WSK Super Master Series Round 3 di Leopard Circuit Viterbo pada 18–22 Februari 2026, Muhammad FA Wibowo kembali tancap gas melanjutkan petualangan internasionalnya.
Kali ini, pembalap muda Indonesia tersebut turun di ajang bergengsi Champions of The Future Academy International Series yang digelar di Kartodromo Internacional Lucas Guerrero, Spanyol. Ia tampil di kelas Mini 60 bersama 31 pembalap dari berbagai negara, dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di seri pembuka musim 2026 ini.
Adu Murni Skill di Trek 1,4 Km
Sirkuit sepanjang 1.428 meter dengan 19 tikungan ini dikenal teknikal dan menuntut fokus tinggi. Apalagi dengan format academy system, seluruh peserta menggunakan paket teknis seragam — sasis Parolin, mesin TM, dan ban Vega. Artinya? Tak ada ruang bersembunyi di balik gokart. Murni adu skill!

Foto: Dok. Muhammad FA Wibowo
Race 1: Bangkit Gemilang, Pupus Karena Rantai
Qualifying Heat 1 – Start P7, Finish P2
Start dari posisi ketujuh, Muhammad langsung merangsek ke P5 selepas lampu padam. Belum genap satu lap, ia sudah berada di posisi ketiga, dan di lap kedua sukses naik ke P2. Dalam tujuh lap yang dijalani, ia mampu mempertahankan posisi tersebut hingga finis.
Qualifying Heat 2 – Start P7, Finish P3
Sempat terjadi kekacauan saat formation lap karena barisan terlalu rapat, bahkan gokart Muhammad sempat naik ke atas gokart pembalap lain. Start pun harus diulang.

Pada start kedua, ia tampil agresif dan langsung menempel ketat pembalap depan hingga naik ke posisi keempat. Persaingan jauh lebih ketat dibanding heat pertama. Beberapa kali Muhammad mencatat fastest lap, sebelum akhirnya melakukan overtake krusial di dua lap terakhir dan mengunci finis di posisi ketiga.
Hasil dua heat tersebut menempatkannya di posisi kedua untuk start Final Race 1.
Final Race 1 – Harapan Sirna di akhir Lap 8
Gerimis tipis membuat trek licin. Beberapa pembalap tergelincir bahkan sejak formation lap. Saat start, insiden terjadi di tikungan pertama dan beberapa pembalap keluar lintasan. Muhammad tetap tenang dan mempertahankan posisi kedua sambil terus menekan pemimpin lomba. Sempat terjadi benturan yang membuatnya turun ke P3. Duel sengit terjadi di lap keenam saat bersenggolan keras dengan pembalap Amerika, Godschalk, dalam perebutan posisi kedua.
Namun drama sesungguhnya terjadi diakhir lap ke 8. Saat masih bertarung di barisan depan, rantai gokartnya tiba-tiba lepas. Race over. DNF.
Raut kecewa jelas terlihat. Posisi kedua yang sudah di depan mata harus rela dilepas begitu saja.

Muhammad menuliskan di Instagram pribadinya:
“Sebuah hari yang tidak akan pernah saya lupakan di Champions of the Future Round 1 di Valencia.
P7 saat kualifikasi.
Naik 5 posisi di Heat 1 dan finis P2, lalu P3 di Heat 2.
Start P2 di Final… semuanya terlihat bagus.
Tapi balapan bisa kejam — rantainya lepas. Tidak finis (DNF).
Ini terasa menyakitkan. Tapi kami bangkit, belajar, dan mencoba lagi.
Masih ada balapan besok.”
Race 2: Panas, Insiden, dan Penalti
Qualifying Heat 1 – Start P5, Finish P8
Start cukup baik dan sempat naik ke P4. Namun ketatnya persaingan membuat posisinya melorot hingga P10 sebelum akhirnya finis di P8.
Qualifying Heat 2 – Start P5, Finish P6
Kali ini start lebih agresif dan langsung naik ke P3. Meski sempat bertahan di barisan depan, ia harus puas finis di posisi keenam.
Akumulasi poin membuatnya start dari P6 di Final Race 2.

Final Race 2 – Panas Trek dan Drama Hingga Akhir
Berbeda dengan Race 1, cuaca kali ini sangat panas. Konsentrasi benar-benar diuji. Insiden kembali terjadi di tikungan pertama dan beberapa pembalap terlibat tabrakan.
Masuk lap ketiga, Muhammad naik ke P5. Persaingan posisi keempat hingga kesepuluh begitu rapat dan berlangsung sengit dengan aksi saling overtake. Namun di lap kelima ia sempat terlempar ke posisi ke-13.
Hingga finis, ia menyentuh garis akhir di posisi ke-15. Sayangnya, penalti lima detik membuatnya turun ke posisi ke-18 pada hasil resmi.

Muhammad kembali menuliskan refleksinya:
“Menghadapi beberapa tantangan di babak heat, finis di posisi ke-8 (P8) dan ke-6 (P6), yang membuat saya start dari posisi ke-6 (P6) di grid untuk Final.
Menyentuh garis finis di posisi ke-15 (P15) — bukan hasil yang saya tahu bisa saya capai, tetapi kecepatan, perjuangan, dan progresnya sudah ada. Kami mengambil sisi positifnya, tetap fokus, dan akan kembali lebih kuat.”
P12 Overall & Siap Bangkit di Yunani
Secara keseluruhan, Muhammad FA Wibowo menutup Round 1 dengan posisi ke-12 di kelas Mini 60. Hasil yang mungkin belum maksimal, namun memperlihatkan potensi besar dan mentalitas kuat saat menghadapi tekanan internasional.

Round 2 akan digelar di Champions of The Future Academy International Series Round 2 yang berlangsung di Circuit 27 Thessaloniki, Yunani, pada 29–31 Mei 2026. (Fajar Eko/GB)
