gilabalap.com – Aksi impresif ditunjukkan pembalap muda Indonesia, Oliver Sini, saat tampil di ajang bergengsi WSK Super Master Series Round 4 yang berlangsung di sirkuit South Garda Karting pada 4–8 Maret 2026. Meski harus memulai balapan dari posisi belakang, Oliver sukses mencuri perhatian setelah melakukan overtake terhadap 17 pembalap di sesi final kelas OK Junior.
Balapan di sirkuit sepanjang 1,2 km ini diikuti total 85 pembalap di kelas OK Junior, menjadikannya salah satu kelas dengan persaingan paling ketat. Oliver turun bersama tim kuat Prema Racing menggunakan chassis KR yang dipadukan dengan mesin IAME.

Awal yang Tidak Mudah
Perjalanannya di seri ini memang tidak dimulai dengan mulus. Pada sesi Qualifying Practice, pembalap yang akrab disapa Olie ini harus puas berada di posisi ke-45. Hasil tersebut membuatnya tergabung dalam Grup E untuk menjalani rangkaian sesi heat.
Pada heat pertama (Grup C-E) yang berlangsung selama 11 lap, Oliver start dari posisi 18 dan finis di posisi yang sama.
Di heat kedua (Grup A-E), ia kembali memulai dari posisi 18 dan berhasil naik satu posisi untuk finis di posisi 17.
Performa mulai meningkat pada heat ketiga (Grup D-E). Start dari posisi 18, Oliver tampil lebih agresif dan berhasil menutup balapan di posisi ke-11.
Sayangnya, insiden terjadi pada heat keempat (Grup B-E). Saat kembali start dari posisi 18, Oliver mengalami accident di lap kedua yang membuatnya gagal finis (DNF).
Akumulasi hasil heat menempatkan Oliver di posisi ke-42 klasemen sementara, namun masih cukup untuk melanjutkan perjuangan ke sesi prefinal.

Bangkit di Prefinal
Pada sesi prefinal, Oliver tergabung di Grup B dan harus memulai balapan dari grid 21 dari total 36 pembalap.
Namun Oliver langsung tampil agresif sejak start. Baru satu lap berjalan, ia sudah naik ke posisi 14. Hanya dalam tiga lap, Oliver berhasil merangsek ke posisi 12.
Meski beberapa kali sempat tertahan karena rapatnya persaingan di kelas OK Junior, Oliver tetap menjaga konsistensi. Setelah menjalani 14 lap, ia berhasil finis di posisi ke-8, sekaligus mencatat overtake 13 pembalap.
Sayangnya, poin yang hilang pada sesi heat sebelumnya membuat Oliver hanya menempati posisi ke-30 klasemen gabungan setelah prefinal.

Final: Overtake 17 Pembalap
Meski start dari grid 30, Oliver tetap berhak tampil di sesi Final yang hanya diikuti oleh 36 pembalap terbaik.
Memulai balapan dari barisan belakang, Oliver langsung menunjukkan mental bertarungnya. Pada lap pertama, ia langsung menyalip enam pembalap dan naik ke posisi 24.
Serangan terus berlanjut. Memasuki lap ke-3, Oliver sudah berada di posisi 15, menunjukkan kecepatan dan determinasi tinggi di tengah ketatnya persaingan.
Hingga balapan 14 lap berakhir, Oliver berhasil menyentuh garis finis di posisi ke-13. Sebuah hasil yang mungkin belum sepenuhnya memuaskan, namun performa Oliver tetap patut diapresiasi setelah berhasil menyalip total 17 pembalap di sesi final. (Fajar Eko/ Photo: Dok. Oliver Sini)

