gilabalap.com – Pembalap muda berbakat yang juga merupakan putra pembalap senior Alvin Bahar mengalami kesialan saat tampil di seri 3 ISSOM 2018 khususnya di kelas kejurnas ITCC 1600 Max, Minggu (15/7) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor.
Avila yang membesut Honda Jazz harus terhenti di lap ke-6 karena mesin jebol. Hal ini membuat ia gagal meraih poin.
“Mobil udah full modifikasi tapi masih belum semua. Masih ada beberapa part yang belum maksimal, jadi mobil agak over,” kata Avila kepada redaksi gilabalap.com.
Dibandingkan kompetitor dari tim pabrikan seperti Toyota Team Indonesia (TTI) dan Honda Racing Indonesia (HRI), Avila memang mengakui performa mobilnya juga masih kalah jauh.
“Mobil sebenarnya lumayan hp 178, untuk awal dan mobil dadakan latihan kamis sore itu udah cukup kencang. Tapi dibandingkan kompetitor masih kalah. Karena TTI dan HRI itu pengembangan mereka udah menuju maksimal. Sedangkan mobil kita baru on progres. Ya semoga seri depan bisa lebih baik,” lanjutnya.
Sementara itu, di seri 3 kemarin Avila paling tidak masih bisa tersenyum karena di kelas lain yaitu ITCC 1500 Max ia berhasil menempati podium kedua setelah finish di belakang Zharfan Rahmadi. Adapun posisi ketiga ITCC 1500 menjadi milik Rio SB. Hasil ini membuat Avila sementara berada di tiga besar klasemen sementara.
“Klasemen untuk ITCC 1500 masih ketiga. Kalau untuk yang 1600 Max belum dapat poin karena baru turun di seri 3 ini dan nggak finish,” bebernya.

