Gilabalap.com – Perjalanan luar biasa ditorehkan pegokart muda Indonesia, Muhammad FA Wibowo, pada ajang Campionato Italiano ACI Karting 2026 Round 4 yang berlangsung di Kartodromo Val Vibrata, Italia, pada 24–26 Juli 2026. Tampil di kelas Mini GR.3 dengan persaingan ketat yang diikuti 58 pembalap, Muhammad sukses mencatatkan comeback sensasional hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.

Bergabung bersama Babyrace Driver Academy dengan kombinasi sasis Parolin dan mesin IAME, Muhammad harus memulai akhir pekan balap dari situasi yang tidak mudah. Hasil sesi kualifikasi menempatkannya di posisi ke-26 dan tergabung di Grup B, membuat perjuangannya menuju final dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Perjalanan Muhammad di sesi heat pun berlangsung naik turun. Pada Heat 1 yang mempertemukan Grup B dan C, ia memulai balapan dari posisi ke-13, namun hanya mampu mengakhiri lomba di urutan ke-19.

Momentum kebangkitan mulai terlihat pada Heat 2. Masih memulai balapan dari posisi ke-13, Muhammad tampil jauh lebih agresif dan berhasil merangsek hingga finis di posisi kelima. Penampilan konsisten kembali ditunjukkan pada Heat 3 saat start dari posisi ke-14 dan berhasil menyelesaikan balapan di posisi kesembilan.
Akumulasi poin dari tiga heat tersebut menempatkan Muhammad di peringkat ke-21 untuk melaju ke sesi Prefinal A.
Memulai prefinal dari posisi ke-11, pembalap muda Indonesia itu langsung menunjukkan ritme balap yang menjanjikan. Memasuki lap kedua ia sudah naik ke posisi ke-10. Dengan balapan yang berlangsung selama sembilan lap, Muhammad terus memperbaiki catatan waktunya hingga akhirnya finis di posisi ketujuh.
Hasil tersebut cukup untuk mengantarkannya ke peringkat ke-19 klasemen menuju final. Dari total 58 peserta yang tampil sejak awal pekan, hanya 36 pembalap terbaik yang berhak tampil di balapan penentuan.

Justru di sesi final inilah Muhammad menunjukkan kelasnya.
Memulai balapan dari posisi ke-19, Muhammad langsung tampil menyerang sejak lampu start padam. Hanya dalam satu putaran, ia membuat kejutan besar dengan melesat hingga posisi ke-10.
Persaingan sengit di barisan depan membuat beberapa kali terjadi kontak antarpembalap. Namun kondisi tersebut mampu dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Muhammad. Memasuki lap kedua, ia sudah berhasil menembus tiga besar dan terus menempel dua pembalap di depannya.
Puncak aksi gemilang terjadi pada lap ketiga. Memanfaatkan tikungan terakhir dengan sempurna, Muhammad berhasil melakukan manuver bersih untuk mengambil alih posisi pertama.

Setelah memimpin lomba, pembalap Indonesia itu benar-benar tak terbendung. Memasuki lap keempat, ia mulai membuka jarak dari para pesaingnya. Konsistensi serta kecepatan yang dimilikinya membuat Muhammad mampu mempertahankan posisi terdepan hingga bendera finis dikibarkan.
Lebih impresif lagi, Muhammad mengakhiri balapan dengan keunggulan 16,194 detik atas pembalap di posisi kedua, selisih yang terbilang sangat besar untuk ukuran balapan gokart yang umumnya berlangsung dengan persaingan rapat.

Hingga official result diumumkan, Muhammad FA Wibowo menerima penalti waktu 8 detik akibat insiden yang terjadi selama balapan. Meski demikian, keunggulan waktunya atas pembalap di posisi kedua terbilang cukup besar, sehingga tambahan penalti tersebut tidak memengaruhi hasil akhir. Muhammad tetap dinyatakan sebagai pemenang dan mempertahankan posisi teratas di podium.

Kemenangan ini menjadi bukti mental juara yang dimiliki Muhammad FA Wibowo. Berangkat dari posisi ke-19 pada balapan final, ia mampu menyalip satu per satu rivalnya hingga menguasai jalannya lomba dan mempersembahkan kemenangan membanggakan bagi Indonesia di salah satu kejuaraan gokart paling bergengsi di Italia. (Fajar Eko/Foto: Dok. Muhammad FA)
