gilabalap.com – Pembalap cilik asal Kabupaten Supiori, Papua, Gilbert Giovanni Aldy Patulak kembali mencuri perhatian pada awal musim balap 2026. Meski masih berusia 8 tahun dan duduk di kelas 3 SD YPK Sorendiweri, Papua, rider muda yang akrab disapa Gio ini sudah berani tampil di tengah persaingan ketat pada ajang D-Event Round 1.
Event pembuka musim ini digelar pada 1 Februari 2026 di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Jawa Barat. Membela Aldy Jaya Racing Team, Gio menunjukkan semangat juang tinggi dengan turun di beberapa kelas berbeda.

Gio membuka penampilannya di kelas Pocketbike Pro 12 Tahun. Start dari posisi kedua, Gio melakukan pelepasan yang cukup baik dan langsung terlibat duel sengit sejak lap awal. Namun ketatnya persaingan membuatnya sempat tersalip oleh pembalap lain. Setelah melahap 6 lap balapan, Gio akhirnya harus puas finis di posisi kedua.

Hasil tersebut tetap menjadi catatan positif, mengingat pada musim 2025 lalu Gio sukses meraih Juara Umum Beginner 8–10 Tahun, dan kini tengah beradaptasi di kelas dengan level kompetisi yang lebih tinggi.

Balapan berlanjut ke kelas KCSI Sportbike Open 150. Mengandalkan motor Ohvale, Gio mencoba menambah jam terbang. Sayangnya, race kali ini tak berjalan mulus. Saat lampu start dipadamkan dan memasuki tikungan pertama, Gio terlibat senggolan dengan pembalap lain hingga terjatuh. Insiden tersebut membuat Gio tidak dapat melanjutkan balapan.

Tak ingin larut dalam hasil kurang maksimal, Gio kembali bangkit pada race ketiga dengan turun di kelas KCSI Sportbike 250 Open. Start dari posisi pertama, Gio sempat kehilangan momentum saat keluar tikungan pertama sehingga harus tercecer ke barisan belakang. Meski begitu, mental juaranya kembali berbicara.
Sedikit demi sedikit, Gio mulai menyalip para rivalnya, meski harus menghadapi pembalap dengan motor berdimensi dan spek yang jauh lebih besar. Sempat tertahan beberapa lap di belakang pembalap lain, Gio akhirnya berhasil menemukan celah dan menyelesaikan balapan di posisi keempat.

Sang ayah sekaligus pendukung utama Gio, Aldy, menegaskan bahwa keikutsertaan putranya di D-Event Round 1 2026 lebih difokuskan untuk menambah pengalaman.
“Di event kali ini, kami memang ingin menambah pengalaman Gio dengan menggunakan motor Ohvale. Apalagi Gio harus bermain dengan pembalap-pembalap yang usianya lebih besar, serta spek dan dimensi motor yang juga lebih besar,” ujar Aldy.

Penampilan Gio di D-Event Round 1 2026 menjadi bukti bahwa pembalap 8 tahun asal Papua ini memiliki potensi besar, mental kuat, dan daya juang tinggi. Dengan usia yang masih sangat belia dan statusnya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD, kiprah Gio ke depan di dunia balap nasional patut dinantikan. (Fajar/Foto: Fajar Eko)
