gilabalap.com – Talenta muda Indonesia, Oliver Sini, kembali menorehkan pengalaman berharga di kancah internasional dengan tampil pada ajang Champions of the Future 2026 Round 2 Euro Series yang digelar di International Kartodromo Lucas Guerrero, Valencia, Spanyol, pada 29 April hingga 2 Mei 2026.
Turun di kelas OK Junior, Oliver menghadapi persaingan super ketat dengan total 96 pembalap dari berbagai negara. Bersama tim kuat asal italia Prema Racing, ia mengandalkan kombinasi sasis KR dan mesin IAME untuk menaklukkan salah satu lintasan teknis di Eropa tersebut.

Pada sesi kualifikasi, Oliver mencatatkan waktu yang menempatkannya di posisi ke-26 dan tergabung di Grup B. Memasuki rangkaian heat race, performanya menunjukkan tren positif meski harus memulai balapan dari posisi yang cukup menantang.
Di heat pertama (Grup A vs B), Oliver yang start dari posisi 10 harus puas finis di posisi 14. Lanjut ke heat kedua (Grup B vs D), ia kembali kehilangan posisi dan finis ke-12 setelah start dari P9. Namun, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat di heat ketiga (Grup B vs F) saat ia mampu memperbaiki posisi ke P8.

Momentum Oliver semakin terasa di heat keempat (Grup B vs E). Start dari posisi 9, ia tampil impresif dengan finis di posisi ke-4. Konsistensi itu berlanjut di heat kelima (Grup B vs C), di mana Oliver kembali menunjukkan performa solid dengan finis di posisi ke-6.
Puncak performa Oliver hadir di sesi Super Heat Grup A. Dalam kondisi trek basah yang menantang dan penuh risiko, ia tampil luar biasa. Start dari posisi 11, Oliver langsung tancap gas dan perlahan merangsek ke depan di tengah kondisi visibilitas yang buruk akibat cipratan air.
Memasuki lap kedua, ia sudah berada di posisi ke-9. Aksi agresifnya terus berlanjut dengan beberapa duel side-by-side yang sukses dimenangkan. Pada lap kelima, Oliver mencatatkan fastest lap dengan waktu 1:10.322, sekaligus memperkecil jarak dengan para pembalap di depannya.
Overtake demi overtake berhasil ia lakukan. Hingga akhirnya, Oliver mampu menembus posisi ke-4 sebelum terlibat duel sengit dengan pembalap asal Dominika, Maxim Bobreshov, di lap-lap akhir. Pertarungan tersebut berhasil dimenangkan Oliver, dan ia menyentuh garis finis di posisi ke-4.

Namun drama belum berakhir. Penalti 5 detik yang diterima salah satu pembalap di depan membuat posisi Oliver naik satu tingkat, mengukuhkan dirinya finis di posisi ke-3 pada sesi Super Heat—sebuah pencapaian gemilang di tengah kondisi balapan yang sulit.
Sayangnya, keberuntungan belum berpihak di sesi final. Memulai balapan dari posisi ke-14 dari total 36 pembalap, Oliver langsung terlibat insiden di tikungan pertama yang membuatnya turun ke posisi 17.
Meski sempat bangkit dengan mencatatkan fastest lap di lap ketiga (57.200 detik) dan merangsek naik hingga posisi ke-13, nasib kurang baik kembali menghampiri. Insiden di lap kelima membuatnya terlempar jauh ke belakang.

Oliver akhirnya harus mengakhiri balapan lebih cepat di lap ke-13, menyisakan lima lap sebelum finis (DNF).

Meski gagal menyelesaikan balapan utama, performa Oliver Sini sepanjang akhir pekan, khususnya podium di Super Heat, menjadi bukti bahwa potensinya di level internasional patut diperhitungkan. Perjalanan masih panjang, dan Oliver telah menunjukkan bahwa ia punya kecepatan serta mental bertarung untuk bersaing di panggung dunia. (Fajar Eko/Foto Dok. Oliver Sini)
