gilabalap.com – Hadirnya Mandalika Kartini Race 2026 atau Krida OMR Agya Race menjadi langkah nyata dalam mendorong peningkatan partisipasi perempuan di dunia motorsport Indonesia. Event ini menjadi bagian dari rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, menghadirkan nuansa berbeda yang tak hanya kompetitif, tetapi juga sarat makna.

Aura perempuan terasa begitu kental di kelas ini. Tak hanya dari deretan pembalap yang menghuni grid, tetapi juga dari seluruh elemen operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car yang dipercayakan kepada Amara Angelica. Peran penting lainnya juga diisi oleh para perempuan, mulai dari front grid oleh Tejo dan Desi Harini, grid oleh Ernawati, back grid oleh Ayu Wandira dan Hayani, hingga starter yang dijalankan oleh Devi Nadasari.

Menariknya, sentuhan budaya juga turut dihadirkan. Para petugas tampil anggun mengenakan kebaya, menciptakan perpaduan unik antara dunia balap modern dengan identitas tradisional Indonesia. Sebuah pemandangan yang jarang ditemui di ajang balap pada umumnya.

Lebih dari itu, Mandalika Kartini Race merupakan bagian dari gerakan besar Ikatan Motor Indonesia Komisi Women in Motorsport. Program ini bertujuan membuka lebih banyak ruang bagi perempuan untuk terjun dan berkembang di dunia balap, sekaligus menciptakan regenerasi pembalap masa depan yang lebih inklusif. Komisi ini juga diperkuat oleh sejumlah figur seperti Alexandra Asmasoebrata, Ade Satya, Alinka Hardianti, Clio Tjonnadi, Kezia Santoso, Lody Natasha, dan Bianca Allysa.

Dengan konsep yang kuat, pesan yang mendalam, serta panggung internasional yang megah, Mandalika Kartini Race 2026 tak hanya menjadi ajang adu cepat semata. Lebih dari itu, ajang ini menjadi simbol kebangkitan dan eksistensi perempuan di dunia motorsport Indonesia.
Harapannya, event seperti ini tak berhenti sampai di sini. Justru menjadi awal dari langkah panjang untuk menghadirkan lebih banyak perempuan di lintasan. Dan semangat ini bisa terus terjaga dan berkembang, serta Mandalika Kartini Race dapat terus berlanjut di masa depan sebagai wadah bagi lahirnya talenta-talenta baru perempuan di lintasan balap Tanah Air. (Fajar Eko/Foto: Ryu)
