gilabalap.com – Putaran 3 LENKA Shaquille Aldy Jaya Cup 2025 yang digelar di Sirkuit Paddock Sentul, Bogor (5/9) berlangsung panas dan penuh drama. Dari banyak rider cilik yang tampil, nama Gilbert Giovanni Aldy Patulak alias Gio sukses jadi sorotan.
Pembalap asal Papua yang masih duduk di bangku kelas 2 SD YPK Sorendiweri, Supiori ini langsung turun di dua kelas sekaligus: Basic 8-10 Tahun dan Beginner 8-10 Tahun.
Meski statusnya newbie dan minim jam terbang karena jarang latihan, Gio tetap tampil ngotot bareng LENKA Factory Racing Team. Hasilnya? Cukup bikin kaget, Gio langsung nangkring di posisi runner-up klasemen poin.

Di kelas Basic 8-10 Tahun, Gio tampil beringas. Race 1 berhasil ia kuasai dengan finish di posisi pertama dan menggondol 25 poin penuh. Lanjut ke Race 2, Gio kembali fight dan amankan podium ketiga, tambah 16 poin. Totalnya? 41 poin sukses dibawa pulang.
Sementara di kelas Beginner 8-10 Tahun, Gio sempat bikin gebrakan sejak kualifikasi dengan catatan waktu tercepat dan start dari grid terdepan. Sayang banget, di Race 1 dirinya mengalami insiden di lap pembuka dan terpaksa out dari balapan. Tapi mental baja rider cilik Papua ini nggak runtuh. Balas dendam di Race 2, Gio berhasil mengamankan podium kedua.
Nggak cuma itu, di sesi superpole, Gio juga tercatat sebagai pembalap terbaik dengan best time 57.156.
“Gilbert ini dia main di kelas Basic umur 8-10 tahun, kemudian main juga di kelas Beginner 8-10 tahun. Puji Tuhan, Gilbert untuk di kelas basic mendapat podium pertama dan untuk di kelas beginner 8-10 Gilbert Giovanni Aldi Patulak mendapat podium kedua,” ujar Aldy, Ayahanda Gio.
Buat sang ayah, hasil ini udah jadi pencapaian manis. Apalagi kalau ingat Gio masih rookie di pocket bike dan terkendala minim fasilitas latihan di Papua. Plus, event balap motor yang buka kelas pocket bike juga bisa dibilang masih langka di daerahnya.
FYI, Aldy bukan cuma jadi support system buat anaknya. Ia juga turun tangan langsung sebagai sponsor di ajang LENKA, sekaligus owner dari Aldy Jaya Racing Team yang eksis di kancah road race underbone.
