gilabalap.com – Pembalap cilik Gilbert Giovani Aldy Patulak atau yang akrab disapa Gio kembali mencuri perhatian di lintasan. Pembalap berusia 8 tahun dari Aldy Jaya Racing Team ini turun di ajang balap motor D’Event Seri 6 yang digelar di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Jawa Barat, pada 21 Desember 2025.
Event ini menjadi momen spesial bagi Gio, karena untuk pertama kalinya ia menjajal motor Ohvale dalam sebuah balapan resmi. Sebelumnya, Gio lebih dikenal sebagai pembalap pocket bike yang kerap tampil kompetitif di berbagai event.
“Ini merupakan event perdana Gio menggunakan motor Ohvale. Sebelum-sebelumnya dia menggunakan pocket bike,” tutur sang mama.

Gio bersama mamah dan crew tim Aldy Jaya
Datang dengan bekal prestasi, Gio bukan nama baru di dunia balap. Pada September lalu, siswa SD YPK Diaspora Sorendiweri, Papua ini sukses meraih gelar juara umum Beginner 8–10 tahun dalam ajang Lenka Shaquille Aldy Jaya 2025. Modal tersebut menjadi kepercayaan diri tersendiri saat turun di Sentul.

Pada D’Event Seri 6, Gio turun di dua kelas sekaligus, yakni KCSI Sport Beginner dan KCSI Sport Rookie. Di race pertama kelas KCSI Sport Beginner yang berlangsung selama enam lap, Gio memulai balapan dari posisi start keempat. Start yang ia lakukan terbilang cukup baik, Gio langsung mampu bersaing di barisan depan meski harus menghadapi lawan dengan dimensi motor yang lebih besar.

Lap demi lap, Gio menunjukkan performa menjanjikan. Ia berhasil naik ke posisi kedua, tepat di belakang Hanin Cinonk, yang sama-sama menggunakan motor Ohvale. Persaingan ketat terjadi hingga lap ketiga. Di lintasan lurus, Gio sempat berhasil menyalip Hanin. Namun sayang, kedua pembalap tersebut bersenggolan yang membuat mereka terjatuh.

Insiden itu membuat Gio harus mengakhiri balapan lebih awal. Footstep kanan motornya yang berfungsi untuk pengereman patah, sehingga ia tidak dapat melanjutkan race.
Tak patah semangat, Gio kembali turun di race kedua pada kelas KCSI Sport Rookie. Balapan ini menggunakan sistem undian untuk menentukan posisi start. Kurang beruntung, Gio harus memulai balapan dari posisi kesembilan atau start paling belakang.

Meski begitu, Gio kembali menunjukkan mental bertarungnya. Start yang ia lakukan cukup apik, perlahan ia merangsek ke depan hingga berhasil masuk barisan kedua. Satu per satu pembalap berhasil ia lewati, meski sempat tertahan di beberapa lap.
Hingga balapan enam lap berakhir, Gio berhasil menyentuh garis finis di posisi ketiga. Hasil ini menjadi pencapaian positif, mengingat adaptasinya dengan motor Ohvale masih terbilang baru.

Penampilan Gio di D’Event Seri 6 menunjukkan potensi besar pembalap muda Indonesia. Meski sempat mengalami insiden, semangat juang dan konsistensinya di lintasan menjadi modal penting untuk menatap balapan-balapan berikutnya.
