gilabalap.com – Semangat juang luar biasa ditunjukkan pembalap muda berbakat Fakhri Shaquille Habibilah atau yang akrab disapa Shaquille saat tampil pada ajang Lenka Junior Cup Prix 2026 Round 1 yang berlangsung di Sentul International Karting Circuit, Kamis (29/5).
Bagaimana tidak, pembalap pocket bike berusia 7 tahun yang saat ini mengenyam pendidikan di Kids Republik Primary School tersebut tetap turun berlaga meski baru saja pulih dari cedera akibat insiden yang dialaminya saat sesi latihan.
Menurut sang mamah, Shaquille mengalami kecelakaan saat berlatih di Sentul sekitar satu minggu sebelum balapan berlangsung. Kondisinya bahkan sempat mengharuskannya menjalani perawatan hingga baru diperbolehkan keluar dari rumah sakit tiga hari sebelum hari perlombaan.
“Iya, satu minggu sebelum balap Shaquille sempat jatuh saat latihan di Sentul Karting. Baru keluar rumah sakit H-3 sebelum balap. Tapi anaknya sangat berambisi untuk tetap balap di seri pertama kemarin. Pemulihan sekitar 1-2 bulan, sedangkan pelepasan titanium elastic nail yang ada di bahu kanannya diperkirakan sekitar enam bulan ke depan,” ungkap sang mamah.

Meski belum sepenuhnya pulih, Shaquille tetap menunjukkan mental petarung. Ia turun di dua kelas sekaligus, yakni Rookie Pro Max 11 Tahun dan Expert Max 12 Tahun.
Di kelas Rookie Pro Max 11 Tahun, Shaquille tampil konsisten dengan finis di posisi keempat pada race pertama maupun race kedua. Sementara itu, di kelas yang lebih kompetitif yakni Expert Max 12 Tahun, performanya cukup impresif dengan berhasil meraih podium ketiga pada race pertama sebelum mengakhiri race kedua di posisi kelima.

Hasil tersebut tentu menjadi pencapaian yang patut diapresiasi mengingat kondisi fisiknya yang masih belum seratus persen setelah mengalami cedera bahu kanan.
“Hasilnya cukup memuaskan, dikarenakan memang kondisi Shaquille yang masih cedera bahu kanan,” tambahnya.
Penampilan Shaquille di seri pembuka Lenka Junior Cup Prix 2026 menjadi bukti bahwa semangat dan determinasi terkadang mampu mengalahkan keterbatasan. Meski masih harus menjalani proses pemulihan dalam beberapa bulan ke depan, pembalap muda ini tetap mampu bersaing dengan para rivalnya dan bahkan mengamankan satu podium di kelas Expert Max 12 Tahun.

Shaquille meraih posisi ke 4
Untuk target musim 2026, sang mamah mengaku memiliki harapan yang sama seperti kebanyakan orang tua pembalap. Namun, ia memilih memberikan kepercayaan penuh kepada putranya untuk terus berkembang dan memberikan performa terbaik di setiap balapan.
“Target tahun ini yang pasti hampir sama seperti semua orang tua, maunya juara umum di kelasnya. Tapi saya percayakan saja kepada Shaquille untuk memberikan yang terbaik,” tutupnya.
