gilabalap.com – Micah Vino Satrio kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda Indonesia yang patut diperhitungkan. Tampil di ajang FIA Arrive and Drive 2025 yang digelar di LYL International Karting Circuit, Selangor – Malaysia (14–16 November 2025), Micah yang turun di kelas Arrive and Drive Junior harus bersaing dengan 52 pembalap terbaik dari berbagai negara. Mengusung nomor start 118, performa Micah sepanjang event patut diacungi jempol.
Kualifikasi & Heat: Konsisten dan Cepat
Di sesi kualifikasi, Micah menutup waktu dengan berada di peringkat ke-16 dan ditempatkan di Grup D. Memulai perjuangan dari posisi tengah, Micah langsung memberi sinyal bahaya di heat pertama (A–D) dengan finis P3 dan mencatatkan best lap 1:06.878. Hasil itu memberinya tambahan 41 poin.
Di heat kedua (B–D), Micah harus sedikit turun ritme dan finis P6 untuk mengamankan 34 poin. Namun di heat ketiga, Micah kembali tampil kuat. Ia mencetak best lap 1:18.397 dan mengakhiri balapan di posisi ke-2, mengumpulkan 44 poin. Total dari tiga heat, Micah mengoleksi 119 poin dan berhak start di Final A dari posisi yang cukup meyakinkan.

Final A: Duel Ketat dan Drama Lap Akhir
Start dari posisi 5, Micah langsung tampil agresif. Di tikungan-tikungan awal ia berebut posisi ketiga dan sukses mengamankannya usai lap pertama. Memasuki lap 4, Micah memanfaatkan momentum untuk naik ke posisi kedua, bahkan mencatatkan fastest lap.
Micah sempat menempel ketat pemimpin lomba, namun pertarungan makin sengit ketika memasuki lap 6, yang membuatnya turun kembali ke posisi 3. Drama besar terjadi di lap 7 ketika empat pembalap terdepan saling berebut posisi dalam duel rapat dan intens.
Lap-lap terakhir menjadi puncak tensi. Aksi overtake side-by-side hingga senggolan tak terhindarkan. Di tengah perebutan posisi kedua, Micah terdorong keluar jalur dan turun ke posisi 8 sebelum garis finish.
Namun hasil akhir berubah setelah banyak pembalap menerima penalti akibat insiden tersebut. Dalam klasifikasi resmi, Micah Vino Satrio naik ke posisi 5, menutup final dengan hasil yang tetap positif.

Quote Micah Vino Satrio:
“Jujur saya cukup kecewa dengan jalannya balapan, terutama di lap-lap terakhir. Banyak insiden yang sebenarnya bisa dihindari, tapi terjadi karena pembalap terlalu agresif. Saya sudah berada di posisi 2 dan punya pace yang kuat, tapi situasinya berubah sangat cepat. Meski begitu, saya tetap bersyukur bisa finish P5.”
Dengan kecepatan konsisten, catatan waktu kompetitif, dan mental bertarung yang keras, Micah Vino Satrio membuktikan dirinya mampu bersaing di level internasional. P5 di event sebesar FIA Arrive & Drive menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia ini punya potensi besar untuk melangkah lebih jauh. (Fajar/Foto Dok. Micah V Satrio)
