gilabalap.com – Setahun lamanya puasa podium akibat masalah teknis, Hendra Widjanarko akhirnya bisa kembali tampil kompetitif.
Di putaran ke-2 Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2019 round 2, Minggu (7/7), Hendra memutus puasa podium tersebut dengan raihan dua trophy dari dua kelas berbeda yakni podium 2 kelas JSTC 1A dan podium 3 STC 1600.
“Alhamdulillah bisa kembali lagi merasakan melihat bendera finish dengan hasil podium, mengingat selama satu tahun lamanya puasa podium akibat selalu terjadi masalah di mesin,” kata Hendra.
Podium yang didapat Hendra di seri kali ini juga diraih lewat perjuangan keras karena banyak drama yang terjadi sepanjang race.
Di race JSTC, ia memulai lomba dari grid 5 row 10 (paling belakang) untuk kelas JSTC 1600. Di lap 1-2 Hendra berhasil melewati 3 pembalap dan memasuki lap ke-5 ia terlibat pertarungan sengit melawan Amandio dari tim ABM Motorsport dan Haridarma Manoppo.
Tidak lama berselang, mobil Honda Estilo yang dikendarai Hendra mengalami masalah di rem.
“Saya terus berusaha mengejar Hari dan Dio yang tidak terlalu jauh. Tapi setelah mau masuk lap 6 rem mobil saya tiba-tiba blong akibat terlalu panas,” lanjutnya.

Dengan kondisi rem blong Hendra sedikit beruntung karena Safety Car masuk lintasan.
Akan tetapi, satu lap terakhir, ia justru disalip oleh Yoga dari tim Gaspol. Dan akhirnya dengan sedikit mengambil resiko Hendra kembali mengovertake Yoga.
Usai menyalip Yoga, pria brewokan ini hanya berusaha mempertahankan posisi. “Karena rem masih nggak bekerja maksimal. Saya pertahankan posisi hingga menyentuh finish di urutan ke-3 di belakang Rian Risky dan Amandio. Ada keberuntungan lain pas penyerahan piala ternyata Amandio didiskualifikasi, yang artinya saya naik ke posisi ke dua,” terang Hendra.
Berlanjut di race STC, ternyata juga tidak kalah seru. Usai berjibaku dengan lawan-lawan yang membesut mobil 2000-3000 cc di lap-lap awal, Hendra terus menyodok ke depan. Memasuki lap ke-3, ia terlibat dog fight dengan Yoga, dan Amandio. Ketiganya saling salip dan berganti posisi satu sama lain.

Puncaknya, body contact dengan Amadio membuat Hendra sedikit melintir namun ia berhasil mengontrol mobilnya. Setelah momen itu, gantian Amandio yang melintir di R3.
“Untungnya masih bisa control dan recovery dan posisi saya nempel bumper to bumper dengan Amandio sampai masuk R3 dan di R3 Amandio melintir yang membuatnya terhenti,” papar Hendra.
Hingga finish, Hendra mengamankan posisi ketiga dibelakang Rian Risky dan Yoga.
Secara keseluruhan Hendra cukup puas dengan capaiannya di seri 2 ISSOM 2019.
“Yang terpenting di race kali ini saya banyak dapat pembelajaran baru, fight dengan master-master seperti Haridarma dan Amandio. Harapan ke depan semoga catatan waktu makin tajam dan terus konsisten di barisan depan serta finish di posisi terbaik,” tutup Hendra.
Hendra Widjanarko (kiri) naik podium di kelas JSTC

