gilabalap.com – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjanjikan nominal Rp 1 Milyar bagi atlet DKI yang meriah medali emas PON XIX Jawa Barat yang akan berlangsung tanggal 17-30 September nanti.
Nominal tersebut berlaku untuk semua cabang termasuk cabang baru olahraga otomotif balap motor. Jelas saja, angka tersebut akan memberi motivasi ekstra bagi kontingen balap motor asal DKI yang diwakili oleh Rapid Topan, AM Fadli, Willy Hammer, dan AH Yudhistira.
Formasi pembalap DKI memang diunggulkan di PON Jabar nanti, tidak hanya diisi oleh nama-nama kondang, bahkan di list cadangan kontingen balap motor DKI masih punya Rey Ratukore dan M Nurgianto.
Selain itu, di ajang Pra PON yang dilangsungkan November 2015 lalu di Sirkuit Balap Motor Sentul, para rider DKI sukses menjuarai dua kelas yang dilombakan lewat AM Fadli dan Rapid Topan.
Baca juga: Sirkuit Tasikmalaya Gelar PON Cabang Balap Motor, Kenapa Bukan di Sentul?
Akan tetapi di putaran final PON Jabar cabor balap motor yang melombakan kelas 125 cc dan 250 cc, kendala utama pembalap DKI adalah venue Sirkuit Bukit Peusar yang mungkin masih asing bagi para rider. Sehingga faktor adaptasi pembalap DKI di Sirkuit Tasikmalaya nanti akan sangat menentukan apakah mereka mampu kembali berjaya dan meraih bonus 1 Milyar. Kita lihat saja nanti.
Rafid Topan, andalan DKI Jakarta di cabang balap motor PON XIX Jabar

