gilabalap.com – Insiden kecelakaan pada putaran ke-2 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015 yang berlangsung di Sirkuit Sentul sepertinya lebih menyita perhatian dibandingkan jalannya balapan ataupun siapa yang juara.
Bisa dikatakan perhatian semua orang tertuju pada insiden kecelakaan yang terjadi pada rider kebanggaan Indonesia M.Fadli yang harus mengalami patah tulang kaki kiri setelah ditabrak pembalap Thailand Jakkrit Sawangsat usai finish atau saat balapan telah berakhir.
Sungguh sangat disayangkan, kejadian yang harusnya tidak terjadi tersebut jelas mengancam karir balap M. Fadli. Bahkan kabar terakhir menyebutkan kemungkinan terburuk kaki kiri M. Fadli harus diamputasi. Sedangkan kondisi Jakkrit Sawangsat sendiri juga dikabarkan koma usai menabrak M. Fadli.
Sesaat setelah menabrak M. Fadli, Jakkrit menghantam tembok pembatas sirkuit dan langsung tidak sadarkan diri. Saat berita ini diturunkan, dilansir dari situs resmi AARC, Jakkrit dikabarkan sudah sadarkan diri namun masih harus menjalani perawatan intensif.
Tidak hanya itu, insiden lain yang di kelas Supersport 600 cc yang juga memakan korban juga terjadi pada race 1 yang melibatkan rider Indonesia Dimas Ekky dengan pembalap asal Malaysia Zamri Baba. Kecelakaan terjadi pada lap 8 di tikungan S besar, insiden ini juga sempat membuat balapan dihentikan.
Pasca kecelakaan Zamri Baba juga harus dilarikan ke Rumah Sakit dan dikabarkan mengalami luka serius. Keterangan resmi dari tim Musashi Boon Siew Honda, tim yang menaungi Zamri Baba mengatakan saat ini Zamri dirawat di Rumah Sakit Siloam Karawaci.
Untuk balapan di level Asia terang saja, dua kecelakaan fatal di Sentul yang membuat tiga pembalap mengalami luka serius tentunya sangat disayangkan. Semoga saja dua insiden naas di Sirkuit Sentul ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh aktor motorsport dunia pada umumnya dan Indonesia khususnya.
