gilabalap.com – Pembalap nasional Rifat Sungkar menjelaskan bahwa perubahan jalur yang diaplikasikan oleh pihak penyelenggara memberikan tantangan tersendiri di putaran le-6 Kejurnas Speed Offroad IXOR 2015 yang berlangsung Minggu (11/10) kemarin di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten.
Untuk keempat kalinya, Sirkuit Tembong Jaya, Serang menjadi venue kejuaraan nasional Speed Offroad paling bergengsi di tanah air ini. Pihak promotor pun mengganti jalur balapan yang tadinya searah jarum jam menjadi berbalik (anti-clockwise).
“Untuk kompetisi di seri 6 ini seperti biasa berlangsung seru dan jumlah peserta konsisten di atas 150 starter. Hal yang paling menarik adalah jalur anti clockwise. Tadinya banyak jumpingan tinggi dibalik arah jadinya karakter jumpingannya drop dan beresiko merusak bagian depan mobil saat mendarat,” ujar Rifat Sungkar kepada redaksi gilabalap.com.
Lebih jauh Rifat menambahkan bahwa setingan suspensi menjadi sangat penting di lintasan IXOR Seri 6. “Di seri 6 ktia hanya melakukan set up suspensi karena mobil cenderung menukik ke depan dan landingnya sangat keras. Untuk yang lainnya tidak ada perbedaan,” beber Rifat.
Sementara itu, Rifat yang tergabung di Fastron Offroad Team meraih juara kedua di kelas FFA. Sedangkan di babak tambahan champ of champ ia hanya mampu menempati urutan ke-9 akibat kendala teknis. (adri/gilabalap.com)
Rifat Sungkar, Fastron Offroad Team

