gilabalap.com – Pembalap andalan Indonesia yang selangkah lagi akan menuju panggung balapan “jet darat” Formula 1, Rio Haryanto memang masih membutuhkan dana besar demi merealisasikan ambisinya berlaga di F1.
Pertamina yang selama ini terus berkomitmen mendukung Rio selama empat tahun di GP2 ternyata masih setia memberikan support kepada pembalap kelahiran Solo 22 tahun silam tersebut. Namun, kucuran dana yang digelontorkan Pertamina ternyata masih jauh dari total kebutuhan Rio Haryanto.
Untuk berlaga di pentas F1, Rio membutuhkan total dana sebesar 15 juta Euro, sedangkan Pertamina hingga saat ini baru mampu menurunkan angka sebesar 3 juta Euro.
“Selama ini Pertamina sudah berkontribusi mensponsori Rio selama empat tahun di GP2, dan kita sudah menghabiskan sekitar 6 juta USD lebih,” ujar Wiandra Pusponegoro, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) kepada redaksi gilabalap.com.
“Di tahun ini kita diminta lagi, target awal sesuai dengan budget sebenarnya Pertamina hanya sanggup mengalokasikan 2 juta Euro. Tapi karena kita lihat berprestasi dan berpeluang ke F1 kita tambah lagi nih jadi 3 Juta Euro, tapi total kebutuhan dia kan 15 juta Euro jadi masih kurang 12 juta Euro,” sambungnya.
Wiandra menambahkan pihaknya berharap sesuai dengan arahan pemerintah akan ada badan usaha lainnya yang siap membantu kebutuhan Rio Haryanto, karena menurutnya tidak mungkin semuanya dibebankan kepada Pertamina.
“Pertamina ini kan juga merupakan badan usaha yang membutuhkan dana besar untuk berinvestasi. Kita mau bangun kilang, meningkatkan infrastruktur dan lain-lain. Kita juga udah menyampaikan komitmen kepada manajemennya Rio bahwa kita sudah menambah 3 juta euro dengan catatan mereka juga harus mampu mencari sumber-sumber sponsorship yang lain,” jelas Wiandra. (adri/gilabalap.com)
