gilabalap.com – Pembalap Indonesia, Darma Mangkuluhur Hutomo dari Humpuss Junior Racing Team kembali membuat kejutan dengan mengunci podium pada Seri ke-4 Asia Formula Renault (AFR) yang berlangsung di Sirkuit F1 Shanghai, China.
Pada balapan yang berlangsung 10-12 Juli 2015 lalu, Darma yang merupakan satu-satunya peserta dari Indonesia, sukses naik podium kedua dan berhasil mengibarkan bendera merah putih dipentas dunia pada race pertama.
Penampilan baik Darma telah terlihat pada sesi latihan yang diikuti oleh 15 pembalap manca negara, dengan mencatatkan waktu tercepat ketiga di dua sesi latihan.
“Awalnya Humpuss Junior Racing Team (HJRT) sudah merencanakan untuk datang lebih awal, tetapi karena penuhnya jadwal pesawat ke Shanghai, kami hanya dapat tiba hari Kamis siang, dimana waktu testing di hari itu sudah selesai. Dengan minimal testing, hasil yg dibukukan Darma Mangkuluhur sangat menggembirakan,” ujar Stanley Iriawan, Manager HJRT.
Meski sempat dilanda hujan dan angin besar, Darma Mangkuluhur mampu menunjukkan kinerja terbaiknya. Dengan formasi single line, Darma melakukan start dengan baik dan berhasil mengambil alih posisi 2 dari Max Ebennal. Darma terus memberikan tekanan hingga akhirnya sukses mempertahankan posisinya dan melewati garis finish di urutan 2.
“Catatan waktu tercepat Darma hanya terpaut 0,2 detik dengan “fastest driver” Dan Wells, catatan waktu ini sangat membanggakan team, di bawah kondisi balap yang tidak menunjang dan pengalaman balap Darma yang masih jauh dari Dan Wells, Max Ebennal dan Garneth Patterson. Darma membuktikan dirinya adalah calon kuat di kategori ini,” beber Stanley Iriawan.
Sementara race kedua (2) yang dilaksanakan pada hari minggu sekitar pukul 14.00, hujan dan angin berhenti, matahari juga sangat terang, sehingga race 2 akan dijalankan dalam kondisi “dry race”. Namun lantaran gardu listrik yang masih padam, panitia kembali memutuskan untuk memulai race 2 dengan panduan “Safety Car”.
Darma yang start pada posisi 4, pada saat formasi lap dibelakang safety car, memberikan laporan kepada driver coachnya Rodolfo Avilla (Portugal) bahwa Darma mendengar suara mesinnya sangat aneh dan mulai kehilangan power.
Saat memasuki lap 2 di tikungan pertama, mesin mobil Darma mengeluarkan asap besar, dan Darma kembali harus merelakan hasil race 2 ini yang berahkir di gravel bed pada akhir tikungan 2.
Usai lomba, mobil Darma sempat diperiksa team ART, indikasi “oil pressure” turun dan beberapa valve mesin rusak. Sekembalinya seluruh kendaraan ke Zhuhai, team ART bersama dengan team Renault Sport akan melakukan pemeriksaan lebih detil, indikasi mesin Darma akan di-overhaul ulang untuk memastikan kondisi mesin.
Di race 2 ini, Dan Wells (Inggris) kembali keluar sebagai juara, diikuti Garneth Patterson (Australia) dan Najiy (Malaysia). Putaran berikutnya akan kembali ke Zhuhai pada bulan September mendatang dan akan berakhir di Shanghai pada bulan Oktober.
“Kami sangat gembira dengan pencapaian pebalap muda kami, Darma membawa pulang piala atas hasil kerja kerasnya. Namun, sangat disayangkan kejadian terhadap mesin Darma di race 2. Semangat juang Darma patut kita apresiasi dan terus memberi semangat kepada Darma. Kami bangga dan puas dengan progress Darma sejauh ini,” lanjut Stanley.
“Kami ucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan dan dukungan para sponsor kami yaitu: Humpuss Group, Mangkuluhur City, Crowne Plaza Jakarta, Pelaksana Jaya Mulia dan Bumi Asri Prima Pratama. Komitmen dan dukungan mereka menjadi penentu keberhasilan program kami terhadap pembinaan pembalap muda otomotif Humpuss Junior Racing Team,” tutup Stanley Iriawan.



