gilabalap.com – Mobil eksotis BMW Z4 menjadi senjata baru Budiyanto di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM). Namun BMW Z4 tersebut sejauh ini masih dalam tahap pengembangan.
Di ISSOM Night Race yang merupakan putaran ke-4 ISSOM 2019, Sabtu (31/8) kemarin, Budiyanto sudah mulai menurunkan BMW Z4 di kelas STCR1. Hanya saja performa mobil barunya belum sesuai ekspektasi.

Kepada redaksi gilabalap.com, Budiyanto menjelaskan amunisi anyarnya itu diproyeksikan bakal mencapai tahap sempurna tahun depan, dan akan digunakan Budiyanto untuk bersaing di kelas ETCC 3000 Pro. “Z4 ini saya targetin untuk tahun depan di ETCC 3000 Pro,” jelas Budiyanto.
Baca juga: Raja Balap Merci Budiyanto Tebar Pesona dengan Amunisi Baru
Secara keseluruhan Budiyanto mengakui masih banyak PR sebelum mobil tersebut benar-benar siap tempur. Bahkan di balapan akhir pekan kemarin BMW Z4 miliknya masih mengalami beberapa kerusakan.

“Makanya untuk saat ini saya ingin kejar target catatan waktunya dulu biar bisa bersaing di 3 besar. Kalau untuk sekarang karena catatan waktunya belum sesuai dengan target saya jadi kita akan riset terus mulai seri depan sampai akhir tahun. Sehingga tahun depan sudah bisa fight di ETCC Pro,” terang pembalap dari tim JVS SWTCH Kiara.
Lewat pengembangan BMW Z4, Budiyanto sepertinya memang sangat serius mengincar gelar di ETCC. Wajar saja, karena selama ini Budiyanto sudah membuktikan diri sebagai raja di balapan Merci. Sehingga cukup masuk akal jika Budiyanto ingin mencari tantangan baru di kelas lain yang tidak kalah menantang.
Budiyanto (JVS SWTCH Kiara) proyeksikan BMW Z4 untuk berlaga di ETCC 3000 Pro tahun depan

