gilabalap.com – Induk organisasi olahraga otomotif tanah Ikatan Motor Indonesia (IMI) merayakan hari jadi yang ke-110 yang jatuh pada tanggal 27 Maret 2016. Perayaan ultah IMI ke-110 kali ini digelar dengan rangkaian kegiatan syukuran bersama anak yatim piatu, yang dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Momen ini juga sekaligus syukuran kantor baru IMI di SCBD yang sudah mulai ditempati sejak tanggal 11 Januari 2016 lalu.
“Syukuran hari ini kami gelar sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Yang Maha Kuasa karena IMI sudah menginjak usia 110 tahun sekaligus kami sudah dapat menempati kantor baru sejak Januari lalu,” jelas Ketua Umum PP IMI, Sadikin Aksa.
“Harapan kami, dengan pertambahan usia IMI dan dengan adanya kantor baru ini, dapat membuat kinerja IMI menjadi semakin baik, koordinasi dan komunikasi berjalan dengan maksimal yang pada akhirnya dapat memajukan olahraga otomotif di Indonesia,” sambung Ikin.
Acara ini juga dihadiri oleh mantan Ketum IMI periode sebelumnya Nanan Soekarna serta para pengurus IMI dan tokoh-tokoh otomotif nasional lainnya.
Dalam sejarahnya, Ikatan Motor Indonesia (IMI) didirikan pada tanggal 27 Maret 1906 dengan nama Javasche Motor Club dan bermarkas di Jalan Bojong 153-156, Semarang.
Dalam perkembangannya Javasche Motor Club mengalami beberapa kali perubahan nama, terakhir berubah lagi saat penyerahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda kepada Pemerintah Republik Indonesia, menjadi Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan berpindah kantor ke Jakarta.
Pada tahun 1968 sampai tahun 2015, kantor Pusat IMI menempati bagian ruangan Sayap Kanan, Stadion Tennis, Jalan Pintu I Komplek GBK Senayan. Mulai tahun 2016 ini, sekretariat PP IMI resmi berpindah ke kawasan SCBD.
