gilabalap.com – Satu lagi talenta otomotif Tanah Air bersiap mencetak sejarah di pentas internasional. Adalah Ginanjar Menak Pastika, pembalap rally asal Bogor, Jawa Barat, yang dipastikan akan tampil di ajang bergengsi FIA Eco Rally Cup 2026 pada 9–14 September 2026 di China.
Menariknya, Ginanjar akan menjadi pembalap Asia Tenggara pertama yang ambil bagian dalam kejuaraan dunia khusus mobil listrik ini. Sebuah langkah besar, bukan hanya untuk dirinya pribadi, tapi juga untuk dunia motorsport Indonesia.
Dari Time Rally Nasional Menuju Panggung Dunia
Nama Ginanjar bukan sosok baru di dunia time rally nasional. Rekam jejaknya terbilang solid dan konsisten.
Pada 2023, ia sukses meraih Juara 2 Non-Seeded. Lalu di musim 2024, performanya makin matang dengan torehan:
- Juara 1 Seeded B Nasional
- Juara 3 Umum Kategori Driver Nasional
Capaian tersebut menjadi fondasi kuat sebelum akhirnya ia mendapat kesempatan tampil di level internasional.

Duet Indonesia: Ginanjar – Fudin Bli
Di China nanti, Ginanjar tidak berjuang sendiri. Ia akan berduet dengan navigator asal Madiun, Jawa Timur, Fudin Bli. Kombinasi Bogor–Madiun ini siap membawa semangat Merah Putih di salah satu round paling bergengsi musim 2026.
Menariknya, di luar dunia balap, Ginanjar juga dikenal sebagai General Affair di organisasi olahraga profesional Indonesia, Dewa United.
“Kebetulan pas tanggal 14 September tidak ada balapan, jadi diizinkan oleh pihak kantor (Dewa United) untuk mengikuti event ini,” ungkap Ginanjar.
Bukan Sekadar Balapan, Tapi Misi Membawa Nama Indonesia
Keikutsertaan ini bukan hanya soal kompetisi. Ada misi lebih besar yang dibawa.
“Tujuan utama ingin menambah jam terbang dan mewakili Indonesia, mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional sesuai dengan moto IMI 2026: arah baru IMI menuju prestasi internasional,” jelasnya.
Soal target? Ginanjar memilih realistis.
“Target khusus sih nggak ada. Dengan diundang untuk mengikuti ini pun kita sudah sangat bangga bisa mewakili Indonesia,” tambahnya.
Persiapan: Dokumen Hingga Latihan Stir Kiri
Menuju China, persiapan dilakukan cukup serius. Mulai dari pengurusan dokumen seperti paspor, KIS internasional, hingga SIM internasional sudah diproses.
“Dan latihan stir kiri, hehe… biar terbiasa di sana,” ujar Ginanjar sambil tersenyum.
Detail kecil seperti adaptasi mobil setir kiri menjadi bagian penting, mengingat konsistensi dan presisi adalah kunci utama dalam reli regularity.

Mengenal FIA Eco Rally Cup
FIA Eco Rally Cup merupakan kejuaraan dunia yang sepenuhnya didedikasikan untuk kendaraan listrik dalam format reli regularity (kecepatan rata-rata terkontrol).
Berbeda dari rally konvensional yang mengandalkan kecepatan maksimum, ajang ini menuntut konsistensi, efisiensi energi, serta presisi waktu. Mobil yang digunakan adalah kendaraan listrik produksi massal yang legal digunakan di jalan raya tanpa modifikasi ekstrem.
Kejuaraan ini menjadi platform penting bagi pabrikan untuk menunjukkan teknologi kendaraan listrik dalam kondisi dunia nyata, sekaligus mendorong mobilitas berkelanjutan sesuai visi jangka panjang FIA.

Musim 2026 sendiri akan menghadirkan 12 putaran di Eropa dan Asia, meliputi:
- Eco Rallye Comunitat Valenciana – Spanyol
- Oeiras Eco Rally – Portugal
- CEZ Czech New Energies Rallye – Ceko
- MAHLE Eco Rally – Slovenia
- Rally Around Lithuania – Lithuania
- Eco Rally Latvia – Latvia
- Eco Rally Scotland – Skotlandia
- Greater Huangshan International EcoRally – China
- EcoRally A Coruña – Spanyol
- Eco Rally Madeira – Portugal
- E-Rallye Monte-Carlo – Monako
- ECO Dolomites GT – Italia
Round di China akan menjadi salah satu seri penting sebelum memasuki fase akhir musim.

Indonesia Tak Sendiri
Selain Ginanjar dan Fudin Bli, Indonesia juga diwakili oleh Hongky Regina dan Ariza yang turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Artinya, Merah Putih akan berkibar lebih dari satu mobil di musim 2026.
Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa pembalap Indonesia mulai merambah ke kejuaraan berbasis teknologi ramah lingkungan — sebuah era baru motorsport global.
Kini, tinggal menunggu September 2026. Bogor menuju China. Dari time rally nasional, ke panggung dunia.
Semoga langkah Ginanjar Menak Pastika dan Fudin Bli menjadi awal dari lebih banyak lagi pembalap Indonesia yang tampil dan bersaing di kejuaraan internasional berbasis mobil listrik. (Jarwo/GB)
