gilabalap.com – ESHARK Year End Race 2025 resmi menjadi penutup kalender balap gokart nasional tahun ini. Digelar pada 14 Desember 2025 di International Karting Circuit, Bogor, Jawa Barat, event ini hadir untuk mengisi kekosongan balapan di penghujung musim, sekaligus menjadi ajang alternatif bagi pembalap yang tidak mengikuti agenda internasional.
Seperti diketahui, pada periode yang sama sebagian pembalap Indonesia tengah mengikuti ajang IAME di Macau, yang turut memengaruhi jumlah peserta di ESHARK Year End Race 2025. Meski demikian, atmosfer balap tetap terasa hangat dan kompetitif sejak sesi awal hingga balapan utama.
Pada edisi kali ini, panitia hanya membuka tiga kelas yang dipertandingkan, yakni Mini, Junior, dan Rookie. Keterbatasan jumlah kelas dan starter tak lantas mengurangi daya tarik event. Justru kelas Rookie tampil sebagai magnet utama dan menjadi pusat perhatian sepanjang gelaran.
Sebanyak tujuh starter mengisi slot yang tersedia di kelas Rookie. Menariknya, kelas ini diwarnai kehadiran banyak pembalap baru yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer balap resmi. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan karting Indonesia, khususnya dalam hal regenerasi pembalap muda.

“Alhamdulillah kita telah menyelesaikan event penutup di tahun 2025 ini. Meskipun pesertanya cuma sedikit, tapi kita bersyukur karena banyak pembalap-pembalap baru yang mengikuti event ini, khususnya di kelas Rookie. Berarti itu menandakan balap karting di Indonesia mulai semakin banyak yang ikut serta,” ujar Christian selaku penyelenggara.
Tak hanya diikuti pembalap dari sekitar Jawa Barat, ESHARK Year End Race 2025 juga dihadiri peserta dari luar Pulau Jawa. Bahkan, pembalap asal Sulawesi turut ambil bagian dalam event ini, menunjukkan bahwa animo terhadap balap gokart nasional masih terjaga dan terus meluas ke berbagai daerah.
“Kita juga berterima kasih untuk para peserta yang sudah mengikuti event ini, bahkan ada yang dari Sulawesi pun ikut serta dalam event ini,” tambahnya.
Dengan berakhirnya ESHARK Year End Race 2025, musim balap gokart nasional resmi ditutup. Event ini tak hanya berfungsi sebagai pengisi kalender, tetapi juga menjadi ruang bagi pembalap muda untuk mendapatkan jam terbang di tengah padatnya agenda balap internasional.
“Kita berharap di tahun 2026 nantinya kejuaraan gokart di Indonesia semakin ramai,” tutupnya.
ESHARK Year End Race 2025 pun menjadi lebih dari sekadar garis finis musim balap. Ajang ini menegaskan bahwa karting Indonesia terus bergerak maju, dengan kelas Rookie sebagai fondasi penting menuju persaingan yang lebih kompetitif di musim-musim mendatang.
