gilabalap.com – Valentino Rossi mengaku sangat kecewa dengan keputusan Race Director yang memberinya penalti pengurangan 3 poin dan harus start dari grid terakhir di seri final Valencia, 8 November mendatang.
Dilansir dari Crash, Rossi justru dengan santai memberi selamat kepada Marc Marquez. “Saya sangat kecewa dengan hukuman 3 angka. Dia (Marquez) menang dan dia berhasil membuat saya kehilangan gelar juara. Saya pikir dia sangat senang dengan keputusan ini,” kata Rossi.
Rossi menambahkan bahwa balapan di Valencia nanti akan sangat berat baginya, apalagi memenangkan balapan dari grid terakhir adalah sesuatu yang mustahil.
Drama antara Marquez dan Rossi yang terjadi di Sepang disinyalir berawal dari tudingan Rossi saat konferensi pers yang menyebut Marquez membantu Lorenzo waktu balapan di Philip Island, Australia.
“Faktanya adalah tudingan saya membuatnya semakin nervous dan semakin marah. Saya membuatnya bereaksi dengan cara yang buruk. Tapi apa yang bisa anda lakukan? Jika saya tidak mengatakan apapun, saya pikir dia (Marquez) akan melakukan hal yang kurang lebih sama,” beber Rossi.
Ya, dibalapan Sepang Rossi mencoba meladeni Marquez yang sejak awal bermain-bermain dengannya. Marquez berkali-kali menyalip Rossi dengan jarak yang tipis. Di turn ke-13 lap ketujuh Rossi menyalip Marquez untuk meraih posisi ketiga.
Puncaknya di turn ke-14, Marquez dengan agresif menyalip Rossi dengan jarak yang tipis bahkan motor Marquez sempat berbenturan dengan sisi kanan motor Rossi. Rossi kembali menyalip dan sempat melihat ke belakang, ia melakukan pengereman dan posisi kedua rider bergandengan dalam jarak dekat. Sekilas di siaran televisi kaki kiri Rossi terlihat melakukan pergerakan yang diklaim menendang Marquez hingga tergelincir.
Marquez pun gagal meneruskan lomba. Sedangkan Rossi kehilangan waktu untuk mengejar Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa di depan. Rossi pun mengakhiri balap di posisi ketiga.
