gilabalap.com – Pereli Indonesia Julian Johan bersama co driver Recky Resanto kembali ikut serta di putaran ke- 2 Malaysian Rally Championship 2018 (MRC) yang bertajuk Rally of Perlis 2018, pada tanggal 20-21 Oktober akhir pekan kemarin. Hasilnya cukup membanggakan, Jeje-Recky kembali berhasil mengibarkan merah putih setelah mengakhiri lomba di podium ke-3 kelas P10.
Rally of Perlis diikuti diikuti oleh 31 peserta dari 4 negara di Asia. Ada yang berbeda pada putaran ini, dimana Jeje tidak menggunakan Proton Satria Neo seperti pada putaran sebelumnya. Strategi ini juga diakui menjadi kunci keberhasilan menapaki podium.
“Kali ini strategi tim memutuskan saya untuk menggunakan Proton Satria generasi pertama, dengan bertukar mobil dengan rekan tim lainnya,” ucap Recky.
Strategi penggantian mobil ini dilakukan setelah menganalisa karakter trek yang lebih high speed. Rally of Perlis merupakan salah satu rally paling High Speed yang ada di Malaysia. Dengan geografis perkebunan tebu dan lintasan SS yang mampu digeber hingga diatas 180km/jam.
“Karakter trek di perlis high speed. Pakai mobil 2WD bisa sampai 150km/jam. Dalam kondisi trek tanah ada batu-batu kerikil yang licin, ngeri-ngeri sedap karena minim traksi,” jelas Jeje.
“Proton Satria (Generasi 1) yang saya pakai memang lebih kencang dari Satria Neo (generasi 2) yang saya gunakan di seri sebelumnya. Dengan mesin Toyota 4A-GE 20V,” sambung Jeje.
Rally kali ini menyuguhkan 9 SS, dengan total jarak diatas 300km. Pada Leg 1 (Sabtu), dari 3 SS yang dijalani, Jeje & Recky berhasil berada di posisi ke 2 kelas P10 (1600cc Max). Diapit oleh perally Jepang Takeshi Azuma di posisi 1, dan Masafumi Sudou di posisi 3. Masuk ke Leg 2 (Minggu), Jeje sempat mengalami Overshoot di SS 4, sehingga mobil melintir keluar lintasan.
“Memang saya terlalu kencang di salah satu tikungan. Dan begitu nyangkut, saya sempat pesimis bahwa perolehan hasil podium akan lepas. Tapi kami langsung mencoba memasang tali strap dibelakang mobil. Beruntunglah salah satu rekan tim kami dengan sigap menarik keluar, sehingga kami langsung kembali menyelesaikan SS4,” ungkap Jeje yang memperkuat tim One Motorsports GT Radial Evalube Helios.
Pada 5 SS yang tersisa, akhirnya Jeje & Recky memustuskan untuk tetap bermain semaksimal mungkin. Walaupun waktu merosot lebih dari 15 menit, Jeje dan Recky mencoba untuk memperbaiki waktu di SS 5 hingga SS 9. Hingga akhirnya mereka berhasil mencatatkan waktu 1 jam 58 menit 38,559 detik sekaligus menempatkan mereka menjadi Juara ke 3 di kelas P10.

