redaksi@gilabalap.com
  • Home
  • Balap Mobil
    • Internasional
      • Formula 1
      • WRC
      • Other International Mobil
    • Nasional Mobil
      • ISSOM
      • Drifting
      • Slalom
      • Adventure Offroad
      • Speed Offroad
      • Gokart
      • Drag Race
      • Rally
      • Other National Mobil
  • Balap Motor
    • Internasional Motor
      • MotoGP
      • WSBK
      • Other International Motor
    • Nasional Balap Motor
      • Drag Bike
      • Road Race
      • other nasional
  • About Us
    • Visi & Misi

Germain Vincenot Rajai Kelas FFA 450 International di Final Trial Game Asphalt 2019

December 16, 2019Balap Motor, Nasional Balap Motor, Other Nasionalad

gilabalap.com – Kejuaraan Trial Game Asphalt 2019 akhirnya menyudahi seri final yang berlangsung di di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu (14/12) malam. 

Seri final kali ini mengusung titel Trial Game Asphalt International Championship 2019 karena juga diikuti oleh tiga rider internasional yang turut berkompetisi yakni Germain Vincenot, Sylvain Bidart dan Maxime Lacour.

Ketiganya tampil di kelas FFA 540 International melawan rider papan atas Indonesia seperti Doni Tata, Farudilla Adam, Tommy Salim, Ivan Harry, Raffi G Tangka, Rian Hercules, Surya Narayana hingga Pedro Wunner yang sudah memahami karakter trek Boyolali.

Faktor cuaca menjadi kendala bagi semua peserta. Sejak sore hari lintasan diguyur hujan lebat. Hal ini membuat semua pembalap harus mengganti ban dan merubah setingan motor.

“Apa yang saya persiapkan sejak kemarin berubah jadi nol karena kondisi cuaca. Ini tantangan yang cukup sulit mengingat saya tidak punya banyak waktu untuk mengubah settingan motor,” ucap Germain Vincenot jelang race.

Pengalaman dan kematangannya di berbagai event internasional membuat Vincenot akhirnya berhasil keluar sebagai yang terbaik dengan menyapu bersih dua race yang berlangsung.

Pada sesi Moto 1, Germain menjadi yang tercepat dibayangi oleh Sylvain dan Lewish Cornish. Lanjut di Moto 2, Germain kembali memimpin sejak awal race dan bersaing ketat dengan Sylvain. Satu-satunya rider nasional yang masuk posisi lima besar di kelas ini ialah Doni Tata dengan perolehan 29 poin di posisi ke lima.

“Saya senang bisa memenangi dua race dan meraih juara di tempat ini. Atmosfirnya luar biasa, baik dari sisi persaingan hingga dukungan para penonton. Terima kasih 76 Rider telah memberikan pengalaman balapan yang luar biasa ini,” ungkap Germain Vincenot.

Mario CSP selaku Perwakilan 76 Rider menuturkan hadirnya tiga rider internasional di seri terakhir ini merupakan upaya 76 Rider sebagai wadah komunitas ekstrim sport di Indonesia untuk meningkatkan sisi kompetitif balapan supermoto di Indonesia. Langkah menghadirkan rider internasional ini sudah dilakukan sejak tahun lalu pada seri final round di Sirkuit Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

“Meski kita lihat yang menjadi juara adalah rider – rider luar negeri, tapi dari balapan ini bisa memberikan banyak pelajaran bagi rider nasional terutama soal teknik dan skill sehingga ke depannya rider-rider nasional kita bisa semakin kompetitif dan membawa perkembangan yang signifikan bagi dunia supermoto di Tanah Air,” tutup Mario.

 

Facebook Comments

Related Posts

  • Germain Vincenot Beberkan Perbedaan Supermoto di Indonesia dengan Eropa

    gilabalap.com - Salah satu rider tamu di ajang Trial Game Asphalt 2019 yakni Germain Vincenot…

  • Trio Rider Perancis Panaskan Persaingan Seri Final Trial Game Asphalt 2019

    gilabalap.com - Ajang Trial Game Asphalt International Championship (TGAIC) 2019 sudah memasuki putaran ke 5…

  • Perdana di 2019, Mesin F1 Ferrari Bergema di Maranello

    gilabalap.com - Dibawah komando bos baru Mattio Binotto, mesin baru Ferrari untuk kejuaraan F1 musim…

  • Begini Livery Baru Ducati di Musim 2019

    gilabalap.com - Ducati akhirnya menjadi tim pertama yang memperkenalkan livery anyar mereka untuk musim MotoGP…

  • Menanti Gebrakan Bizol Oil di ISSOM 2019

    gilabalap.com - Pelumas asal Jerman, Bizol Oil ternyata sudah mempersiapkan beberapa program khusus untuk menyambut…

: 76 rider, germain vincenot, seri final, sirkuit boyolali, trial game asphalt 2019
ad
Previous Post Germain Vincenot Beberkan Perbedaan Supermoto di Indonesia dengan Eropa Next Post Klasemen Akhir TGA 2019: Farudilla Adam & Tommy Salim Berbagai Gelar

Related Posts

Disuport Banteng Motorsport, Jangkrik321 Optimis Tatap Seri Final IXOR 2015

November 17, 2015ad

Seri Pamungkas Pertamax Sprint Rally 2016 Hadirkan Kelas Baru

October 6, 2016ad

Tertinggal 2 Detik, Kallio Pede KTM Bisa Bersaing

July 20, 2016ad

Recent Posts

  • Hogers Indonesia Resmi Masuk ke Balap Mobil, Siap Berlaga di Subaru BRZ Super Series Mandalika 2026
  • Kartini-Kartini Modern Siap Panaskan Mandalika di 2026
  • Round 2 ESHARK ROK Cup Indonesia 2026 Siap Panaskan Sentul, Persaingan Makin Sengit!
  • Time Rally Indonesia Siap Go Digital! Gebrakan IMI Pusat Buka Jalan ke Level Dunia
  • Fight 110%! Syabil Umar Basalamah Amankan P3 di Franciacorta

Recent Posts

  • Hogers Indonesia Resmi Masuk ke Balap Mobil, Siap Berlaga di Subaru BRZ Super Series Mandalika 2026
  • Kartini-Kartini Modern Siap Panaskan Mandalika di 2026
  • Round 2 ESHARK ROK Cup Indonesia 2026 Siap Panaskan Sentul, Persaingan Makin Sengit!
  • Time Rally Indonesia Siap Go Digital! Gebrakan IMI Pusat Buka Jalan ke Level Dunia
  • Fight 110%! Syabil Umar Basalamah Amankan P3 di Franciacorta

All Tags

2015 balap debut drifting etcc f1 formula 1 gilabalap gokart hasil ichan issom issom 2016 issom 2017 issom 2018 ixor jorge lorenzo juara juara nasional kejurnas gokart klasemen sementara kualifikasi lewis hamilton marc marquez MotoGP nico rosberg omr jazz podium pole position result rifat sungkar sentul karting seri 1 seri 2 seri 3 seri 4 seri 5 seri final sirkuit sentul speed offroad tkm racing toyota team indonesia tti valentino rossi video

ALAMAT REDAKSI

Plaza KAHA 4th Floor, Jl, K.H Abdullah Syafi’i No. 20 Tebet, Jakarta Selatan

email: redaksi@gilabalap.com

SOCIAL MEDIA

Email
Facebook
Twitter
YouTube

Development by https://desain123.com