gilabalap.com – Tim baru garapan Haji Mukri yakni Indonesia Motor Racing (IMR) sudah memulai persiapan untuk menyambut musim balap 2018 mendatang. Di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2017 yang berlangsung Minggu (26/11) kemarin di Sirkuit Sentul, skuad IMR sudah memulai untuk melakukan riset terhadap mobil yang akan digunakan tahun depan.
Di ISSOM seri terakhir pentolan tim IMR yakni Mirza Kusuma menjajal kemampuan kendaraan Honda Jazz untuk berkompetisi di kelas ITCC 1500 dan 1600 max.
“Kali ini saya ikut balap di ISSOM sentul seri terakhir untuk mencoba mobil tim IMR yang baru. Tim ini sebenarnya baru dimulai tahun depan tapi di seri terakhir ini owner team dan saya memutuskan mengetes mobil ini dikelas itcc 1500 dan 1600 max,” jelas Mirza Kusuma kepada redaksi gilabalap.com.
Baca juga: Peduli Terhadap Rekan Pembalap, Haji Mukri Siap Bentuk Tim Penantang Baru di ISSOM 2018
Mirza menambahkan, dari hasil evaluasi masih banyak hal yang perlu dibenahi dan ditingkatkan. Apalagi pada saat race kemarin ia juga mengaku terkendala cuaca hujan yang cukup lebat.
“Untuk evaluasi balap sejak qtt mobil sempat mengalami masalah pada shockbreaker yang rusak tapi untungnya masih ada cadangan dan kita paksakan ikut meskipun tidak maskimal. Saya start di posisi 11 dari 22 peserta dan setelah balapan selesai kita dapat posisi ke-6 kejuaraan nasional. Lalu di kelas 1600 max masih kendala shockbreaker, kita start ke-8 dan finish ke-5. Balapan tadi hujan sangat lebat sehingga mengganggu jarak pandang jadi kita belum maksimal,” beber Mirza.

Lebih lanjut, Haji Mukri selaku owner tim Indonesia Motor Racing (IMR) yang berbasis di Bandung menjelaskan akan terus melakukan persiapan secara maksimal jelang musim kompetisi tahun depan. Mulai dari peluncuran tim hingga susunan komposisi pembalap semuanya sudah hampir 100 persen.
“Yang pasti untuk tahun depan depan tim ini benar-benar kami persiapkan. Kemungkinan tahun depan tim IMR ikut kelas OMR Jazz, ITCC, OMR Brio, dan Super Touring Championship (STC). Sementara ini sudah ada 5 pembalap dan mungkin ada pembalap tambahan lagi,” kata Haji Mukri.
Sementara itu, Mirza yang dipercaya menjadi penanggung jawab tim IMR berujar kalau masih banyak waktu kurang lebih selama 5 bulan sebelum balapan tahun 2018 di mulai.
“Sebenarnya untuk kendaraan masih banyak evaluasi karena ini perdana kan mobil ini turun, dan kita tak target, pengen tahu kemampuan maksimal mobil. Mesin juga kurang kompetitif dan suspensi masih harus diseting lagi dan ke depan lebih banyak latihan. Masih ada 5 bulan untuk persiapan tahun depan,” tutup Mirza dengan nada optimis.
Indonesia Motor Racing (IMR), tim balap penantang baru di ISSOM 2018 mendatang

