gilabalap.com – Putaran ke-6 Indonesia Xtreme Offroad Racing (IXOR) 2015 telah usai Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10) kemarin di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten. Offroader Fastron Offroad Racing Team, Rifat Sungkar akhirnya harus puas menempati posisi kedua di grup 6 (FFA) setelah menjalani pertarungan yang sengit dengan H. Samsudin dari Jhonlin Racing Team.
Di SS3 Rifat sempat mencatatkan waktu tercepat yaitu 3 menit 19,095 detik dan menempati posisi pertama. Berlanjut di SS4, pereli nasional ini sempat loss di tikungan karena problem di ban, akibatnya catatan waktunya menurun menjadi 3 menit 22,149 detik dan imbasnya posisi pertama kembali diambil alih oleh H. Samsudin.
Berlanjut di babak tambahan champ of champ yang diikuti 20 offroader. Rifat Sungkar kembali tidak beruntung. Start bersamaan dengan offroader Jhonlin lainnya yakni Douglas, mobil Pajero Sport yang dikendarai Rifat Sungkar mendarat tidak sempuran pada jumpingan. Hal ini menyebabkan terot depan mobil Rifat pecah sehingga mobil pun hanya berjalan dengan penggerak dua roda (2WD).
Pada babak tambahan ini Rifat hanya mampu menempati posisi ke-9. Adapun juara babak Champ of Champ didominasi oleh para offroader Jhonlin antara lain Douglas (1), Jhony (2), dan H. Samsudin (3).
“Seri 6 kali ini sangat seru sekali, persaingan di group FFA semakin keras karena semua pembalap berusaha memperoleh hasil terbaik. Lintasan anti clockwise dipersiapkan sangat baik sehingga berbeda dari putaran sebelumnya, cuaca oke dan debu pun tidak berlebihan, sangat mendukung untuk saling beradu cepat dengan maksimal,” jelas Rifat Sungkar.
“Kita juga sudah akan memasuki babak akhir musim balapan tahun ini dan menurut saya seri terakhir nanti pasti akan lebih seru lagi. Kami Fastron Offroad Racing Team cukup puas kali ini berada di posisi dua grup FFA. Sedangkan untuk Kejuaraan umum, masih ada kesempatan, masih ada satu putaran lagi, dimana kami akan berusaha tampil maksimal dan lebih baik lagi,“ sambungnya.
Adapun putaran terakhir atau seri final akan dilaksanakan di Batulicin, Kalimantan Selatan pada bulan November 2015 mendatang.
