gilabalap.com – Sean Gelael akan memulai petualangan baru di tahun 2018. Pasalnya pembalap muda Indonesia resmi bergabung dengan Prema Racing yang notabene adalah tim juara di ajang Formula 2.
Ya, sejak dua tahun terakhir, gelar juara F2 selalu menjadi milik tim bentukan Giorgio Piccolo dan Angelo Rosin ini. Tahun 2016, Prema mengantar Pierre Gasly menjadi jawara F2, dan di tahun 2017 giliran Charles Leclerc yang merengkuh mahkota juara.
Fakta dan data ini pula yang membuat banyak kalangan cukup optimis kalau Sean juga akan ikut bersinar di 2018. Bahkan tidak sedikit pula yang beranggapan kalau Prema Racing bisa menjadi batu loncatan Sean Gelael menuju F1.
Namun hal yang ditakutkan adalah jika ekspektasi tinggi khalayak ramai justru berubah arah menjadi beban dan tekanan tersendiri bagi Sean.
“Semua orang setuju kalau Sean Gelael telah melakukan pekerjaan dengan baik. Tentu saja dia berada di bawah sedikit tekanan, tapi ini adalah bagian dari pekerjaan kami untuk memudahkan kesulitannya, dan fokus untuk memberikan hasilnya,” ujar Rene Rosin, bos Prema Racing.
Ia menambahkan, paling tidak Sean sudah berada di lingkungan yang tepat. “Dia (Sean) hanya perlu memulai selangkah demi selangkah dan tidak menargetkan langsung menang. Kami cukup lihat hasilnya kemudian membangun kepercayaan dirinya, dan semuanya ada tahapan. Itu bagian dari pekerjaan kami,” beber Rene.
Lebih jauh, Rene berkomitmen untuk membantu Sean Gelael agar mampu mengeluarkan semua potensinya bersama Prema Racing.
Sebagai tambahan informasi, Prema Racing atau yang dikenal dengan nama lengkap Prema Powerteam ini terbentuk pada tahun 1983 oleh Giorgio Piccolo dan Angelo Rosin. Selama ini, Prema Racing kerap menjadi wadah investasi bagi brand-brand besar. Sempat menjadi bagian Toyota Driver Programme, lalu tim ini punya koneksi kuat dengan tim-tim besar F1 seperti Mercedes hingga Ferrari.
