gilabalap.com – Pembalap drag asal Semarang, Eko “Chodox” Sulistyo sepertinya menjadi orang yang paling bersuka cita usai seri final kejuaraan dragbike Pertamina Enduro-KYT-Trendy Dragbike 201m Championship 2014 yang berlangsung Sabtu (22/11) dan Minggu (23/11) di Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.
Pasalnya, Eko Chodox sukses meraih hadiah 4 unit sepeda motor setelah mengumpulkan poin tertinggi dengan total 173 poin di kelas utama. Tidak hanya itu Eko Chodox juga mendapat tambahan 1 unit motor karena berhasil meraup poin tertinggi di Kelas DB 5 (Bebek 4T s/d 130cc). Dengan demikian total Eko Chodox membawa pulang 5 unit sepeda motor.
Adapun beberapa pembalap lain yang mendapat hadiah motor antara lain Sani Kedot dari tim Anker Sport IRC GM TK Racing yang mengumpulkan total poin 104 di Kelas DB 2 (Matic TU s/d 200cc Non Seeded). Kemudian Hendra Kecil dari tim Rannal KYT GV OP 27 KDX juga mendapatkan hadiah motor setelah menjadi yang terbaik di Kelas DB 1 (Sport 2T TU s/d 155cc).
Pada putaran final ini tercatat 520 starter bertarung untuk menjadi yang terbaik. Pihak promotor dari Trendypromo Mandira mengaku senang kejuaraan dragbike ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala dan terus menunjukkan perkembangan.
“Kami ucapkan terima kasih untuk para sponsor, pembalap, tim dan semua pihak berperan dalam penyelenggaraan event ini. Semoga dunia otomotif Indonesia khususnya balapan roda dua semakin maju dan Trendypromo Mandira bisa terus menyuguhkan kompetisi yang berkualitas,” ungkap Jamal Sungkar dari Trendypromo Mandira.
Pihak penyelenggara menyediakan total sebanyak 7 unit sepeda motor untuk para juara di beberapa kelas unggulan, yakni untuk juara umum di kelas gabungan Kelas DB 8 (Sport 2T Rangka STD s/d 155cc Non Seeded) / Kelas DB 8B (Sport 2T Rangka STD s/d 155cc Seeded Rider), Kelas DB 3 (Bebek 4T TU s/d 200cc), Kelas DB 7 (Sport 2T TU s/d 140cc). Lalu untuk pembalap dengan poin tertinggi di Kelas DB 2 (Matic TU s/d 200cc Seeded Rider), Kelas DB 5 (Bebek 4T TU s/d 130cc), dan Kelas DB 1 (Sport 2T TU s/d 155cc).

Eko “Chodox” Sulistyo
