redaksi@gilabalap.com
  • Home
  • Balap Mobil
    • Internasional
      • Formula 1
      • WRC
      • Other International Mobil
    • Nasional Mobil
      • ISSOM
      • Drifting
      • Slalom
      • Adventure Offroad
      • Speed Offroad
      • Gokart
      • Drag Race
      • Rally
      • Other National Mobil
  • Balap Motor
    • Internasional Motor
      • MotoGP
      • WSBK
      • Other International Motor
    • Nasional Balap Motor
      • Drag Bike
      • Road Race
      • other nasional
  • About Us
    • Visi & Misi

Ali Adriansyah Hadapi Ujian Berat di Misano

July 13, 2018Balap Motor, Internasional Motor, Other International Motorad

gilabalap.com – Penampilan pebalap Indonesia Ali Adriansyah Rusmiputro menghadapi ujian berat di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia pada putaran ke-6 ajang World Supersport 300 (WSSP300), akhir pekan kemarin, Minggu 8 Juli 2018.

Kesulitan yang dialami pebalap bernomor 12 itu sudah dimulai sejak sesi latihan bebas di hari Jumat. Ketika itu settingan sepeda motornya terasa kurang nyaman. Yamaha YZF-R3 yang menjadi tunggangan Ali Adriansyah belum mendapat set-up maksimal seusai kecelakaan parah yang dialami pada balapan sebelumnya di Sirkuit Brno, Ceko. Sepeda motor itu baru dicoba kembali oleh Ali Adriansyah setelah menjalani pemulihan di Jakarta selama hampir satu bulan.

Kerja keras mekanik tim untuk mengubah set-up di sesi latihan bebas pertama sudah mendekati harapan. Di akhir sesi itu Ali Adriansyah mampu mencatat waktu  1menit 53,238detik serta membukukan kecepatan tertinggi 176,2km/jam. Top speed di sesi Free Practice 1 itu dipegang oleh Borja Sanchez yang menunggang Kawasaki 400 dengan 182,7km/j.

Hasil tersebut memberi petunjuk positif kepada tim sekaligus dapat memaksimalkan set-up agar sepeda motor lebih nyaman dikendalikan. Namun hujan turun di sesi latihan bebas kedua. Kondisi itu membuat tim memutuskan untuk tidak masuk ke lintasan. Tentu saja membuat tim tidak mendapat hasil atas optimalisasi set-up yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Free practice 1 saya masih set-up dengan motor karena saya merasa kurang nyaman. Di FP 2 kita enggak keluar karena hujan, ” ucap Ali Adriansyah.

Keesokan harinya, di sesi Superpole 1 cuaca kembali cerah. Optimisme menyelimuti tim juga Ali Adriansyah. Apalagi pebalap di bawah naungan Pertamina Enduro Racing Team itu mampu membukukan waktu tercepat di sektor 1, juga personal best time di sektor 2. Dan itu terjadi di awal Superpole. Sayang, di sektor tiga lap ketiga, Ali Adrian ditabrak pebalap lain hingga keluar lintasan dan tak dapat melanjutkan sesi kualifikasi.

“Di Superpole 1 saya sudah mendapatkan waktu tercepat pada sektor 1 dan personal best di sektor 2 tetapi di sektor 3 saya ditabrak dan tidak bisa melanjutkan balap,” papar Ali Adriansyah.

Meski tidak dapat menjalani Superpole secara penuh catatan waktu Ali Adriansyah di SP1 masih mampu membuatnya menduduki start ke 23 dari 40 pebalap. Meski posisi start kurang menguntungkan, optimisme Ali Adriansyah tetap tinggi.

Di hari balapan itu, cuaca di Sirkuit Misano terbilang panas. Temperatur udara mencapai 30 derajat Celcius sementara suhu trek di kisaran 47 derajat. Dengan kondisi demikian sudah diperkirakan balapan akan berlangsung berat, baik bagi pebalap maupun tunggangan mereka.

Start dilakukan dengan mulus oleh Ali Adriansyah. Di akhir lap pertama ia sudah naik dua posisi. Pada lap berikutnya, ia kembali naik dua posisi. Ali Adriansyah semakin termotivasi untuk bertarung lebih keras. Di lap keempat ia sudah berada di posisi 16 atau naik 7 posisi dari saat start. Settingan sepeda motornya benar-benar sudah seperti yang ia inginkan, dan itu membuatnya terus menyerang ke depan, bersaing dengan penunggang Kawasaki dan KTM yang bertenaga lebih besar. Di lap ke-6 ia bahkan mampu naik satu posisi lagi ke posisi 15, sebuah posisi penting karena akan membuahkan poin di kejuaraan. Posisi itu terus ia pertahankan hingga lap 8.

Usaha keras Ali Adriansyah rupanya menguras kemampuan sepeda motor, terutama bannya. Di tikungan 3 pada lap 9, ban depannya kehilangan traksi. Sebuah keadaan yang sangat berbahaya apalagi terjadi di saat menikung. Alhasil sepeda motornya tergelincir. Dalam kondisi itu Ali Adriansyah tidak dapat berbuat banyak. Ia dan sepeda motornya akhirnya terjatuh hingga keluar lintasan. Sepeda motornya mati, Ali Adriansyah tak dapat melanjutkan lomba. Itulah puncak ujian baginya di Sirkuit Misano.

Hasil tidak menguntungkan memang harus diterima Ali Adriansyah Rusmiputro. Usaha keras memperbaiki keadaan sudah maksimal dilakukan sepanjang lomba meski tidak berujung manis. Kendati demikian Ali Adriansyah tidak ingin rasa kecewanya membuat ia kehilangan semangat . Menurutnya ia akan tetap optimis dalam menghadapi balapan berikutnya di Sirkuit Aragon.

“Tetap fokus dan terus positif untuk race selanjutnya di Aragon,” ucap Ali Adriansyah.

Selepas balapan di Misano, Ali Adriansyah Rusmiputro bakal tampil di ajang CEV Supersport 300 pada 13-15 Juli ini. Kejuaraan yang berlangsung sebanyak 6 putaran itu memang masuk dalam jadwal kejuaraan yang diikuti Ali Adriansyah di 2018. Hanya saja ia tidak turun di semua putaran karena ada jadwal yang bentrok dengan WSSP 300, kejuaraan yang menjadi fokus utama Ali Adriansyah.

Facebook Comments

Related Posts

  • Ali Adriansyah Terjatuh di Imola

    gilabalap.com - Penampilan bagus Ali Adriansyah Rusmiputro sejak sesi latihan bebas tak berakhir manis. Terjatuh…

  • Tahun 2018, Ali Adriansyah Berlaga di Dua Kejuaraan Internasional

    gilabalap.com - Di bawah manajemen “Mahkota Rusmindo International” Ali Adriansyah Rusmiputro, pebalap motor Indonesia, memastikan…

  • Fakta Rossi Layak Diunggulkan di Misano

    gilabalap.com - Jelang balapan di GP Misano, pemuncak klasemen sementara MotoGP, Valentino Rossi memiliki lebih banyak…

  • Sengatan di Lap Terakhir, Marquez Raih Poin Sempurna di Misano

    gilabalap.com - Marc Marquez akhirnya menjuarai MotoGP Misano yang berlangsung Minggu (10/9). Balapan kali ini…

  • Akhiri Paceklik, Marquez Ingin Raih Podium di Misano

    gilabalap.com - Kegagalan meraih podium di MotoGP Silverstone, Inggris, Minggu (4/9) akhir pekan kemarin membuat Marc…

: ali adriansyah, misano, ujian berat, world supersports 300, wssp 300
ad
Previous Post Yakin Menang, Marquez Punya Catatan Sensasional di Sachsenring Jerman Next Post Resmi, Dani Pedrosa Umumkan Pensiun dari MotoGP

Related Posts

Tahun 2018, Ali Adriansyah Berlaga di Dua Kejuaraan Internasional

April 8, 2018ad

Gerry Salim Ternyata Tak Tertarik dengan World Supersport 300

December 11, 2017ad

Galang Hendra Gagal Podium di Jerez Karena Hal Konyol

June 7, 2019ad

Recent Posts

  • Juara di Final Pertama, Michael Vino Satrio Kibarkan Merah Putih di COTF 2026 Macau
  • Merah Putih Menggema di Macau, Trio Pembalap Gokart Indonesia Naik Podium
  • Motovlog Sebagai Gaya Hidup, Komunitas MVT Tangerang Terus Berkembang
  • Pramac Yamaha Launching 2026, Duet Miller–Toprak Jadi Sorotan
  • Oliver Sini Resmi Berlabuh ke Prema Racing, Babak Baru Karier Gokart di Eropa

Recent Posts

  • Juara di Final Pertama, Michael Vino Satrio Kibarkan Merah Putih di COTF 2026 Macau
  • Merah Putih Menggema di Macau, Trio Pembalap Gokart Indonesia Naik Podium
  • Motovlog Sebagai Gaya Hidup, Komunitas MVT Tangerang Terus Berkembang
  • Pramac Yamaha Launching 2026, Duet Miller–Toprak Jadi Sorotan
  • Oliver Sini Resmi Berlabuh ke Prema Racing, Babak Baru Karier Gokart di Eropa

All Tags

2015 balap debut drifting etcc f1 formula 1 gilabalap gokart hasil ichan issom issom 2016 issom 2017 issom 2018 ixor jorge lorenzo juara juara nasional kejurnas gokart klasemen sementara kualifikasi lewis hamilton marc marquez MotoGP nico rosberg omr jazz podium pole position result rifat sungkar sentul karting seri 1 seri 2 seri 3 seri 4 seri 5 seri final sirkuit sentul speed offroad tkm racing toyota team indonesia tti valentino rossi video

ALAMAT REDAKSI

Plaza KAHA 4th Floor, Jl, K.H Abdullah Syafi’i No. 20 Tebet, Jakarta Selatan

email: redaksi@gilabalap.com

SOCIAL MEDIA

Email
Facebook
Twitter
YouTube

Development by https://desain123.com