gilabalap.com – Musim debut langsung berbuah prestasi. Christian Demoris Pandiangan menutup Kejurnas ITCR 3600 2025 dengan hasil luar biasa usai mengamankan runner up nasional pada seri pamungkas Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 Round 5 & 6. Turun sebagai rookie bersama Indostar Motorsport, Christian tampil solid menghadapi ketatnya persaingan pembalap senior di lintasan menantang Pertamina Mandalika International Circuit.
Menggunakan Mercedes-Benz A45 AMG, Christian menjalani debut musim yang bisa dibilang luar biasa. Seri penutup MFOS yang digelar pada 12–13 Desember 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi momen penting dalam perjalanannya di Kejurnas ITCR 3600.

Persaingan ketat sudah terasa sejak awal akhir pekan. Kehadiran pembalap-pembalap senior yang biasa berlaga di ISSOM Sentul membuat atmosfer balapan semakin panas. Pada Race 5, Christian harus memulai lomba dari P10 usai hasil kualifikasi yang kurang maksimal. Situasi semakin menantang ketika kendala teknis menghampiri mobilnya di tengah balapan, namun ia tetap mampu menyelesaikan lomba di posisi P6.
Keberuntungan justru datang di Race 6. Hujan yang mengguyur Mandalika sejak pagi menjadi pembeda. Kondisi tersebut mampu dimanfaatkan Christian dengan sangat baik hingga berhasil meraih pole position, sebuah pencapaian perdana baginya sebagai rookie di musim 2025. Dalam balapan yang berlangsung di lintasan licin dan penuh tantangan, ia akhirnya finis di P2, hanya kalah dari pembalap senior Alvin Bahar.
“Balapan kali ini terasa sangat berbeda. Turunnya pembalap-pembalap senior membuat kompetisi jauh lebih ketat. Race 6 jadi momen spesial buat saya karena pole position pertama sebagai rookie, apalagi di kondisi hujan,” ungkap Christian.

Ia juga menjelaskan perbedaan karakter balapan saat kondisi panas dan hujan di Mandalika. Menurutnya, saat lintasan kering fokus utama adalah menjaga temperatur mobil dan ban, sementara hujan menuntut kontrol mobil dan konsentrasi tinggi agar tidak kehilangan traksi, khususnya di sektor cepat seperti Tikungan 7 dan 8.
Hasil di Mandalika pun mengunci pencapaian manis sepanjang musim. Christian sukses menutup Kejurnas ITCR 3600 ditahun 2025 sebagai Runner Up Nasional, hasil yang jauh melampaui target awalnya.
“Sebagai rookie, target awal saya hanya masuk lima besar. Tapi dengan dukungan Tuhan dan kerja keras tim Indostar Motorsport, saya bisa finis peringkat dua overall Kejurnas ITCR 3600 tahun ini,” tambahnya.
Menatap musim 2026, Christian dan tim sudah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan, termasuk upaya mengurangi bobot mobil sekitar 100–200 kg agar lebih kompetitif, serta meningkatkan porsi latihan dan menjaga kondisi fisik.

Menutup pernyataannya, Christian menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang mendukung perjalanan balapnya sepanjang musim 2025, mulai dari keluarga, tim Indostar Motorsport, tim teknis, para coach, hingga sponsor dan partner yang setia mendampingi.
“Saya pribadi mengucapkan terima kasih Tuhan Yesus utk semua perlindungan dan berkatnya, keluarga saya yg selalu support, tim Indostar dgn tim teknis yg luar biasa khususnya om Arie Aumos dan om Reza Atmaja, om Gerhard & Jimmy Lukita yg sudah coaching saya sponsor Universitas Mercu Buana, DCA Auto Gallery, MPR&CO. Law Office, Bank Mandiri, Pertamina, Rizqu konsultan, Army Nutrition, Diterapi Premier, Stanley Indonesia, Teh Tarik Aik Cheong Ind dan semua pihak yang sudah mendukung,”tambahnya.
Dengan modal hasil positif di musim debutnya, Christian Demoris Pandiangan jelas menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan di kelas ITCR 3600 pada musim-musim mendatang.
