gilabalap.com – Pembalap debutan Red Bull, Max Verstappen mengaku masih tak percaya bisa memenangi balapan di GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Minggu (15/5). Tidak hanya itu, pemuda berusia 18 tahun ini bahkan sempat kehilangan fokus pada lap terakhir gara-gara melihat namanya sedang memimpin balapan.
“Rasanya mengagumkan. Balapan ini terasa seperti balapan enduro buat saya, khususnya di lima lap terakhir. Saya bahkan tidak percaya bisa memimpin lomba dan semuanya berjalan lancar. Saya mengatur kondisi ban dan strategi kami berhasil. Saya masih tak percaya,” ujar Verstappen.
“Di lap terakhir saya bahkan sempat melihat pit board dan melihat nama saya ada disana. Dalam hati saya berkata, ‘jangan lihat papan itu, fokus dan pulanglah dengan kemenangan.’ saya benar-benar tidak menyangka,” lanjutnya.
Verstappen menambahkan bahwa banyak sekali hal yang terlintas di pikirannya jelang finish di Catalunya. Ia tahu pembalap yang ada dibelakangnya adalah mantan juara dunia Kimi Raikkonen. Dengan gap waktu yang begitu tipis, Kimi bisa kapan saja menyalip.
“Di beberapa lap terakhir saya mendapat tekanan dari Kimi Raikkonen. Dan jika saya dilewati maka akan sangat sulit untuk mengovertake kembali. Jadi saya berusaha untuk tidak melakukan kesalahan,” bebernya.
Pencapaian Verstappen di Catalunya menambah skenario indah karir sang pemuda Belanda. Bagaimana tidak, sejak hadir di F1 tahun 2015 lalu, Max Verstappen telah dua kali mencetak rekor prestisius. (Baca: Sensasional, Juara di Catalunya Verstappen Cetak Rekor Baru)
Pertama saat dikontrak Red Bull dan bergabung di tim Toro Rosso tahun lalu, Verstappen mencatat sejarah sebagai pembalap termuda yang promosi ke F1 di usia 17 tahun. Kemudian, di balapan akhir pekan kemarin, Verstappen kembali mencetak rekor baru di debutnya mengendarai mobil Red Bull sebagai pembalap termuda sepanjang sejarah F1 yang mampu memenangi balapan F1 pada usia 18 tahun. Congrats Max. (adri/gilabalap.com)
