gilabalap.com – Perjuangan penuh drama ditunjukkan pembalap gokart muda Indonesia, Oliver Sini, saat tampil di seri final ajang WSK Super Master Series 2026 yang berlangsung di Franciacorta Karting Track, Brescia, Italia, Minggu (22/3). Seri penutup dari total lima ronde ini jadi panggung pembuktian bagi Oliver dan ia menjawabnya dengan progres yang sangat menjanjikan, meski harus mengakhiri balapan dengan hasil pahit.
Turun di kelas OK Junior yang diikuti 74 pembalap, Oliver yang membela Prema Racing datang dengan bekal pembaruan pada sektor chasis. Perubahan ini langsung terasa dampaknya kecepatan dan konsistensinya meningkat signifikan sepanjang akhir pekan.

Kualifikasi & Heat: Modal Kuat Menuju Prefinal
Oliver membuka akhir pekan dengan hasil positif. Ia menempati posisi ke-9 saat sesi kualifikasi dan masuk ke dalam grup D. Lanjut ke sesi heat, performanya cukup solid meski sempat mengalami DNF di salah satu heat.
Heat B-D: DNF
Heat C-D: P4
Heat D-E: P2
Heat A-D: P11
Akumulasi poin dari heat menempatkan Oliver di posisi ke-17 dan memastikan dirinya start dari posisi ke-9 pada sesi prefinal Grup A.
Prefinal: Race Cerdas, Naik ke Posisi 2
Balapan prefinal berlangsung sengit sejak lampu start padam. Oliver langsung tancap gas dan merangsek ke posisi ke-4 di lap pertama. Sirkuit Franciacorta yang teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan sempit menuntut presisi tinggi dan Oliver mampu menjawab tantangan itu.
Duel ketat terjadi di barisan depan. Sempat turun ke posisi ke-5 di lap ke-6, Oliver tak butuh waktu lama untuk merebut kembali posisinya. Momentum emas datang di lap ke-10, saat insiden antara Gorski dan Westwood di posisi depan membuat keduanya harus tersingkir.
Oliver yang menjaga ritme dengan sangat baik langsung naik ke posisi ke-2 dan mempertahankannya hingga finis di lap ke-13. Dengan hasil ini membuatnya memperbaiki posisi klasemen diposisi ke-12.

Final: Sempat Terbang ke P2, Berakhir DNF
Start dari posisi ke-12, Oliver tampil beringas. Dalam beberapa lap awal, ia langsung merangsek ke posisi 9, lalu terus naik ke posisi 8 di lap ke-3. Race berjalan panas—kontak antar pembalap tak terhindarkan.
Memasuki lap ke-5, Oliver sudah berada di posisi ke-5. Dengan kepercayaan diri tinggi dan performa chasis barunya, ia terus menekan. Lap ke-7, posisi ke-3 berhasil diamankan. Bahkan di lap ke-8, Oliver sukses naik ke posisi ke-2!

Namun drama datang di lap ke-9. Ia sempat terdorong keluar lintasan, meski masih bisa kembali ke trek dengan cepat sayangnya turun ke posisi ke-3. Puncak petaka terjadi di lap ke-10, ketika Oliver ditabrak pembalap lain hingga terlempar keluar lintasan dan harus mengakhiri balapan lebih awal.
Peluang podium yang sudah di depan mata pun sirna.
Progres Terlihat, Mental Makin Kuat
Meski hasil akhir tak sesuai harapan, performa Oliver tetap menuai apresiasi. Sang ayah yang hadir langsung di sirkuit mengungkapkan rasa kecewa, namun tetap bangga dengan perkembangan sang anak.
“Kesel aja dengan hasilnya, tapi cukup puas dengan progres dari Olie. Mulai dari mesin, chasis, dan moodnya sudah dapet semua, perfect lah. Kenceng dia, cuma belum dikasih sama Allah aja,” ungkapnya.

Lanjut ke Eropa, Target Lebih Tinggi
Perjalanan Oliver belum selesai. Ia dijadwalkan kembali turun di ajang Champions of the Future dan FIA European Championship pada bulan April mendatang. Dengan progres yang ditunjukkan di Franciacorta, bukan tidak mungkin Oliver akan jadi ancaman serius di barisan depan.
Satu hal yang pasti kecepatan sudah ada, tinggal menunggu momentum berpihak. (Jarwo/Foto: Dok. Oliver Sini)
