gilabalap.com – Mantan rider Ducati dan Honda Casey Stoner yang hadir menyaksikan langsung balapan seri perdana MotoGP 2016 yang berlangsung Minggu (20/3) kemarin di Sirkuit Losail, Qatar ternyata punya sudut pandang serta analisa tersendiri tentang jalannya lomba.
Adapun komentar Stoner lebih kepada penggunaan ban Michelin sebagai ban resmi MotoGP tahun ini. “Secara keseluruhan, hasil balapan tidak jauh berbeda dengan prediksi saya dimana tidak ada satu rider pun yang benar-benar dominan meninggalkan jauh lawannya termasuk Jorge yang menjuarai Qatar,” ujar Stoner.
Menurut Stoner, belum ada rider yang menguasai sepenuhnya ban Michelin karena fakta tersebut jelas terlihat dari lap times pembalap yang naik turun dan tidak statis.
“Waktu mereka tidak stabil. Di lap tertentu rata-rata waktu sangat baik, lalu di lap berikutnya justru sebaliknya. Ini sedikit unik,” lanjut Stoner yang tahun ini menjadi test rider tim Ducati.
Lebih jauh rider asal Ausralia tersebut menambahkan, lepas dari keluhan banyak rider terhadap performa ban Michelin akan tetapi Michelin memiliki keunggulan yang sebenarnya bisa dimaksimalkan para rider.
“Beberapa dari mereka komplain karena tidak bisa menaklukan tikungan dengan cara yang sama saat memakai ban Bridgestone. Oke, tapi mereka tahu ada kelebihan di Michelin. Buktinya rekor lap saya di tahun 2008 terpecahkan.”
“Sebagai penonton, balapan berlangsung fantastis dengan menyajikan persaingan seru hingga akhir balapan,” papar Stoner.
Ya, di seri pembuka GP Losail, rider Yamaha Jorge Lorenzo berhasil menyentuh garis finish di posisi pertama disusul rider Ducati Andrea Dovizioso dan Marc Marquez masing-masing di urutan kedua dan ketiga. Sedangkan “the doctor” Valentino Rossi harus puas menempati posisi keempat. (adri/gilabalap.com)
sumber: crash.net
