gilabalap.com – Juara dunia Marc Marquez mengumumkan kalau di tahun 2019 ia akan menggunakan angka 1 (satu) untuk menegaskan statusnya sebagai juara dunia.
“Tahun baru, nomor baru! Di 2019, saya akan memakai nomor 1,” tulis Marquez di akun Twitter-nya, @marcmarquez93.
Angka 1 memang menjadi bentuk penghargaan bagi pembalap yang meraih gelar juara dunia. Namun penggunaan angka tersebut tidak diwajibkan alias si pembalap boleh tetap memakai angka favoritnya.
Namun, satu fakta yang ada selama ini setiap pembalap juara memakai angka 1 biasanya mereka akan gagal mempertahankan gelar juara.
Tahun 2000, saat Kenny Roberts Jr menjuarai GP500 (MotoGP), kemudian tahun berikutnya ia memilih angka 1 dan gagal juara. Lanjut di tahun 2006 saat Nicky Hayden yang keluar sebagai juara dunia memutuskan memakai angka 1 di tahun 2007, ia pun gagal juara.
Casey Stoner (Ducati Team) juara dunia MotoGP 2007, kemudian mengenakan nomor satu di musim berikutnya. Tak hanya gagal juara, penampilan Stoner bahkan mengecewakan di 2008.
Hal yang sama juga dirasakan Jorge Lorenzo yang menjadi juara dunia MotoGP di tahun 2010. Tahun berikutnya Lorenzo memilih menggunakan angka 1 di musim 2011 dan benar saja X Fuera gagal mempertahankan gelar juara.
Banyak pihak yang setuju, angka 1 punya kutukan terhadap rider juara. Lalu apakah Marquez termotivasi untuk mematahkan kutukan tersebut? Kita tunggu saja.
