redaksi@gilabalap.com
  • Home
  • Balap Mobil
    • Internasional
      • Formula 1
      • WRC
      • Other International Mobil
    • Nasional Mobil
      • ISSOM
      • Drifting
      • Slalom
      • Adventure Offroad
      • Speed Offroad
      • Gokart
      • Drag Race
      • Rally
      • Other National Mobil
  • Balap Motor
    • Internasional Motor
      • MotoGP
      • WSBK
      • Other International Motor
    • Nasional Balap Motor
      • Drag Bike
      • Road Race
      • other nasional
  • About Us
    • Visi & Misi

Iannone Dihukum Start Grid Terakhir, Lorenzo: Itu Tidak Cukup

June 14, 2016Balap Motor, Internasional Motor, MotoGPad

gilabalap.com – Jorge Lorenzo mengatakan dirinya tidak puas dengan penalti yang diterima Iannone pasca insiden tabarakan yang terjadi di race GP Catalunya beberapa waktu lalu. Bahkan menurut Lorenzo sistem penalti di MotoGP harus dirubah.

Rider Ducati Andrea Iannone terbukti bersalah pada insiden crash dengan Lorenzo di Catalunya. Iannone pun mendapat hukuman penalti start dari grid terakhir di race berikutnya GP Assen yang akan berlangsung 26 Juni mendatang. (Baca: Lorenzo Berharap Sangsi Tegas untuk Iannone)

Hukuman ini adalah yang kedua kalinya bagi Iannone, sebelunmnya rider asal Italia tersebut juga dikenai penalti setelah menabrak rekan setim Andrea Dovizioso di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Meski demikian, Lorenzo menilai hukuman tersebut tidaklah cukup untuk memberi efek jera. Lalu hukuman seperti apa yang diinginkan Lorenzo?

Dilansir dari Crash, Lorenzo mengatakan ia menginginkan hukuman yang jauh lebih berat. “Bagi saya saat ini aturannya tidak cukup bagus,” kata Lorenzo.

“Di tahun 2003, John Hopkins melakukan kesalahan di Motegi dan absen di satu race. Saya melakukan dua kesalahan di 2005 (di kelas 250c) dan melewatkan satu race.”

“Di sepakbola, jika anda melakukan tackling keras, hukumannya kartu merah dan minimal absen di satu pertandingan. Di sini (MotoGP), kami mempertaruhkan nyawa dan saya bisa saja menderita patah tulang. Jika anda tidak mendapat sangsi berat maka anda tidak akan berubah,” beber Lorenzo.

Bukan tanpa alasan, Lorenzo menambahkan saat ia memulai karir balapnya ia merupakan rider yang kurang perhitungan.

“Saat saya di usia 17-18 tahun jika saya tidak dapat sangsi saya tidak akan berubah. Saya akan melakukan hal yang sama. Saya tidak yakin apakah ini cukup bagi Andrea agar ia berubah.”

“Dia (Ianone) jelas melakukan kesalahan, dan jika anda fight bersama rider lain dengan cara seperti itu, cepat atau lambat sesuatu akan terjadi,” ungkap Lorenzo memberi warning. (adri/gilabalap.com)

Facebook Comments

Related Posts

  • Lorenzo Berharap Sangsi Tegas Untuk Iannone

    gilabalap.com - Lorenzo berharap Race Director memberikan hukuman yang berat bagi rider Ducati Andrea Iannone yang…

  • Ducati Pilih Dovi Dampingi Lorenzo, Apa Kabar Iannone?

    gilabalap.com - Ducati akhirnya memutuskan untuk memilih Andrea Dovizioso untuk menjadi pendamping Jorge Lorenzo di musim…

  • Start ke-5, Lorenzo Salahkan Vinales & Rossi

    gilabalap.com - Usai menjalani sesi kualifikasi GP Italia yang berlangsung Sabtu (21/5) di Sirkuit Mugello, Jorge…

  • Amandio: 3 Seri Kejurnas Drifting Tidak Cukup!

    gilabalap.com - Juara nasional drifting, Emmanuele Adwitya Amandio mengatakan bahwa untuk menghadirkan bibit baru drifter…

  • Setelah Rossi-Vinales, Giliran Lorenzo, Dovi, Iannone Serta Alex Rins Sambangi Tanah Air

    gilabalap.com - Indonesia memang menjadi salah satu negara yang selalu reguler disambagi oleh para rider-rider…

: andrea iannone, jorge lorenzo, MotoGP, penalti, sangsi
ad
Previous Post Evalube Sabet Penghargaan di Kategori Pelumas Motor Next Post Alex Rins Resmi Tandatangan Kontrak dengan Suzuki

Related Posts

Ducati Pilih Petrucci Gantikan Lorenzo

June 6, 2018ad

MotoGP Teruel: Morbidelli Menang, Duo Suzuki Naik Podium

October 25, 2020ad

Setelah Absen 20 Tahun, Indonesia Kembali Gelar MotoGP

May 20, 2015ad

Recent Posts

  • Darren Gani Kembali ke Tanah Air, Fokus ESHARK Rok Cup Indonesia Round 3; Dewa United Tampil Full Team
  • Panas Terik Sentul Bikin Persaingan Makin “Mendidih” di Eshark Rok Cup Indonesia 2026 Round 2
  • Hogers Indonesia Resmi Masuk ke Balap Mobil, Siap Berlaga di Subaru BRZ Super Series Mandalika 2026
  • Kartini-Kartini Modern Siap Panaskan Mandalika di 2026
  • Round 2 ESHARK ROK Cup Indonesia 2026 Siap Panaskan Sentul, Persaingan Makin Sengit!

Recent Posts

  • Darren Gani Kembali ke Tanah Air, Fokus ESHARK Rok Cup Indonesia Round 3; Dewa United Tampil Full Team
  • Panas Terik Sentul Bikin Persaingan Makin “Mendidih” di Eshark Rok Cup Indonesia 2026 Round 2
  • Hogers Indonesia Resmi Masuk ke Balap Mobil, Siap Berlaga di Subaru BRZ Super Series Mandalika 2026
  • Kartini-Kartini Modern Siap Panaskan Mandalika di 2026
  • Round 2 ESHARK ROK Cup Indonesia 2026 Siap Panaskan Sentul, Persaingan Makin Sengit!

All Tags

2015 balap debut drifting etcc f1 formula 1 gilabalap gokart hasil ichan issom issom 2016 issom 2017 issom 2018 ixor jorge lorenzo juara juara nasional kejurnas gokart klasemen sementara kualifikasi lewis hamilton marc marquez MotoGP nico rosberg omr jazz podium pole position result rifat sungkar sentul karting seri 1 seri 2 seri 3 seri 4 seri 5 seri final sirkuit sentul speed offroad tkm racing toyota team indonesia tti valentino rossi video

ALAMAT REDAKSI

Plaza KAHA 4th Floor, Jl, K.H Abdullah Syafi’i No. 20 Tebet, Jakarta Selatan

email: redaksi@gilabalap.com

SOCIAL MEDIA

Email
Facebook
Twitter
YouTube

Development by https://desain123.com