gilabalap.com – Tiga pembalap muda Indonesia telah menjalani tes resmi Formula 4 Sout East Asia (SEA) Championship 2016 yang berlansung selama dua hari tanggal 29-30 Juni kemarin di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Jika melihat skill, kualitas, track record, dan pengalaman yang dimiliki baik Presley Martono, Keanon Santoso, dan Kezia Santoso, ketiganya tetap punya potensi untuk meraih hasil positif di F4 SEA tahun ini.
Dari ketiganya mungkin nama Presley Martono sedikit lebih punya jam terbang. Setidaknya tahun 2015 lalu, Presley sempat ikut tes Formula 4 di Eropa.
Benar saja, Presley pun terlihat lebih cepat beradaptasi saat tes resmi F4 SEA 2016 yang berlangsung tanggal 29-30 Juni kemarin di Sirkuit Sepang, Malaysia. Dari beberapa kali sesi tes, catatan waktu Presley selalu menempati posisi top 3.
“Dengan catatan waktu yang saya dapat di sesi tes ini, saya cukup confident. Dan lap times saya cukup konsisten di tiap lap jadi saat race nanti harus bisa ngejar waktu di kualifikasinya,” kata Presley kepada redaksi gilabalap.com.
Sementara itu, wakil Indonesia lainnya, Keanon Santoso juga tak kalah antusias. Meski mengaku cukup kesulitan di awal-awal pengenalan namun Keanon yang tidak segan belajar dan bertanya akhirnya mulai menunjukkan ritme yang baik dan catatan waktunya pun terus meningkat.
Bahkan di sela-sela break, Keanon santoso tetap memaksimalkan waktu waktu jeda dengan menonton video on board miliknya sekaligus mengevaluasi dan mengkoreksi setiap kesalahan. Tantangan lainnya bagi Keanon adalah menaklukkan lintasan Sepang karena ini merupakan pertama kalinya ia balapan di Sirkuit besar.
“Dihari pertama lebih ke adaptasi dari gokart ke mobil F4. Karena semuanya berbeda dari sasis, mesin, dimensi mobil, jadi perlu waktu untuk beradaptasi makanya saya tidak terlalu fokus untuk mengejar waktu,” kata Keanon.
Tidak jauh berbeda dengan Keanon santoso, sang kakak Kezia Santoso juga hadir sebagai debutan di ajang balapan Formula 4 tahun ini. Selain sebagai debutan, Kezia juga menjadi satu-satunya pembalap wanita yang berkompetisi di ajang F4. Namun tentu itu bukanlah masalah besar, karena faktanya Kezia sendiri memang sudah terbiasa balapan dengan para pria.
Kezia juga datang bukan tanpa target. Pembalap yang juga menjadi brand ambassador Arai Indonesia ini dimentori langsung oleh pembalap Formula BMW asal Malaysia , Daniel Woodroof.
“Ini adalah pengalaman pertama saya di ajang single seater Formula 4. Awalnya catatan waktu saya kurang baik, tapi setiap hari saya terus improve di setiap sessionnya. Dan ini adalah modal positif untuk balapan round pertama nanti,” jelas Kezia.
Baik Presley, Keanon, maupun Kezia, hal penting yang mereka sadari adalah ketiganya datang membawa nama Indonesia. Karena itu, mereka bertekad akan mengeluarkan semua potensi dan kemampuan terbaik demi mengibarkan bendera merah putih di podium tertinggi. Good luck guys, Race for Indonesia, Go Merah Putih.



