gilabalap.com – Podium pertama di kelas Sentul Super Touring Championship (STC) 2100 merupakan harga mati bagi Muhammad Ichsan (Ichan) demi mempertahankan gelar juara umum. Namun sedikit berbeda dibandingkan musim sebelumnya, tahun ini Ichan lebih sering mengalami kendala teknis jelang balapan.
Kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering dialaminya, dan tidak sedikit pula yang berakhir dengan hasil positif. Karena itu, pembalap dari tim JS Garage Gilabalap Racing Team ini terkesan tenang tanpa terlihat panik.
Jelang putaran ke-4 ISSOM 2016 yang berlangsung Minggu (31/7), Ichan kembali mengalami kendala. Bahkan sebelum kualifikasi mobil Honda Genio kesayangannya masih bermasalah dengan gearbox. Catatan waktunya pun jauh dari memuaskan.
Dari hasil kualifikasi yang digelar Sabtu (30/7) di Sirkuit Sentul, Ichan menempati posisi ke-4 STC overall dan di posisi kedua untuk kelas 2100 cc dengan torehan 1:48.429 dibawah M Herdy, Dodi Saputra, dan Silas B. Andrianto.
“Catatan waktu sih belum sesuai dengan harapan. Hasil qtt saya keempat overall dan kedua di kelas,” kata Ichan.
Walau demikian, ia bersama kru tim JS Garage tetap memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk melakukan riset agar catatan waktu dan performa mobil semakin membaik.
Hal tersebut disampaikan oleh Jonathan, owner JS Garage Gilabalap Racing. “Masih ada waktu untuk melakukan riset dan pengecekan. Performa mobil memang penting, tapi kita sebenarnya tidak memfokuskan peningkatan waktu, tapi lebih kepada bagaimana Ichan bisa semakin nyaman dengan mobilnya. Karena saat ia nyaman tentunya dia akan lebih percaya diri saat balapan nanti. Saya tetap yakin tim kami akan tampil mengejutkan saat race nanti,” papar Jonathan.
Ya, tentu bukanlah hal mustahil, bagi Ichan start dari posisi keempat sudah lebih dari cukup untuk merangsek kedepan. Apalagi pembalap yang dikenal “doyan nikung” ini mengaku sudah tak sabar memulai balapan usai libur panjang. (adri/gilabalap.com)
Ichan, JS Garage Gilabalap Racing Team

