Gilabalap.com – Muhammad Fariz Habibie tampil tak terbendung di kelas Shifter 150 pada putaran ke-4 Kejuaraan Nasional Eshark Rok Cup Indonesia & Asia Rok Cup 2026. Bertarung di bawah teriknya Sentul International Karting Circuit, Citeureup, Bogor, 27-28 Juni lalu, pembalap tim NEO Racing ini sukses mengamankan podium pertama.
Cuaca panas Sentul jadi tantangan tersendiri. Fariz mengaku settingan gokart belum ketemu saat heat dan prefinal. Namun perjudian setting baru di final justru jadi penentu.
“Di heat dan prefinal masih ada beberapa settingan yang belum pas karena cuaca sangat panas. Di final kita coba beberapa settingan baru dan ternyata membuahkan hasil,” ujar Fariz saat dihubungi redaksi gilabalap.com.

Kemenangan ini jelas memanaskan persaingan menuju gelar juara nasional. Fariz menyebut nama Romy sebagai rival terberatnya musim ini.
“Yang jelas seri 5 pasti persaingan akan sengit terutama untuk saya dan Romy. Target 2026 jelas dari tim menargetkan juara nasional Shifter 150. Tapi itu target nanti dilihat ke depannya seperti apa karena pasti lawan-lawan saya akan lebih kuat untuk seri 5 dan 6. Pesaing terdekat saya, Romy, selalu tampil dominan. Di seri 4 kita berhasil mendapatkannya di final,” ungkapnya.

Ada cerita menarik di balik kecepatan Fariz musim ini. Pembalap NEO Racing itu menjalani program fisik super ketat selama dua bulan terakhir. Hasilnya cukup ekstrem.
“Agak malu kalau ditanya berat badan, mas. Tapi latihan fisik 2 bulan terakhir ini lebih keras dari biasanya. Saya kehilangan berat badan 18 kilo dalam 2 bulan, dari periode akhir April sampai Juli kemarin,” kata Fariz sambil tertawa.
“Mungkin ini salah satu alasan saya sekarang bisa lebih cepat. Bercanda ya.. Pelatih fisik memberikan beberapa masukan yang sangat bagus untuk program latihan fisik saya. Karena tim menyiapkan gokart terbaik dan saya harus memberikan yang terbaik juga di lintasan,” tambahnya.

Menutup perbincangan, Fariz tak lupa menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada keluarga dan NEO Racing yang sudah berusaha dengan keras. Tim sudah memberikan banyak hal positif.”
Dengan kemenangan di Sentul, Fariz Habibie kini makin pede menatap dua seri tersisa. Duel panas kontra Romy dipastikan jadi suguhan utama di putaran 5 mendatang. (Fajar Eko)
