gilabalap.com – Ketua Umum PP IMI (Ikatan Motor Indonesia), Nanan Soekarna ternyata memiliki pengertian sendiri tentang keberadaan Sirkuit. Menurut beliau, idealnya sebuah sirkuit baik itu sirkuit balapan motor ataupun mobil seharunsya bisa dijadikan sarana pendidikan dan budaya.
“Sirkuit seharusnya tidak hanya menjadi ternpat balapan saja. Sirkuit itu seharusnya menjadi sarana prasarana pendidikan dan budaya,” terang Nanan Soekarna saat ditemui redaksi gilabalap.com saat berlangsungnya putaran ke-3 Kejurnas Balap Motor 2015 yang berlangsung Minggu (23/8) kemarin.
“Selain jadi ajang pelatihan balap, baik motor dan mobil, melatih mental, dan etika dalam balapan. Sirkuit juga harus bisa dinikmati masyarakat untuk beraktifitas seperti berolahraga, lari pagi dan sebagainya,” sambung Nanan Soekarna.
Mantan petinggi Polri yang kembali maju dalam pemilihan Ketum IMI periode 2015-2019 ini menambahkan sarana sirkuit juga harus dimaksimalkan dalam hal pembinaan yang berorientasi melahirkan pembalap yang benar-benar berjiwa profesional. (adri/gilabalap.com)
