Gilabalap.com – Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Time Rally 2026 bertajuk Tabalong Smart Time Rally 2026 siap digelar pada 20-21 Juni 2026 di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Ajang bergengsi yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat ini kembali mempercayakan Tabalong sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi nasional tersebut.

Salah satu tim yang siap meramaikan persaingan adalah Dewa United Motorsport. Tim ini kembali menurunkan Ginanjar Menak Pastika yang bertekad memperbaiki hasil setelah putaran pembuka di Bali belum berjalan sesuai harapan.
Menariknya, pada seri Tabalong kali ini Ginanjar akan tampil dengan formasi berbeda. Ia akan didampingi dua navigator senior, Chandra HQ dan Dinta, yang diharapkan mampu menambah pengalaman sekaligus meningkatkan performa tim di lintasan. Nama Chandra Hadiqadriman (Chandra HQ) sudah tidak asing didunia motorsport khusunya di reli. ia merupakan salah satu pereli dan co-driver papan atas Indonesia. Sedangkan Dinta aka Adinta Santosa juga pernah mendapatkan juara nasional sebanyak 5 kali.
“Di seri Tabalong ini sedikit berbeda dari seri kemarin. Kali ini saya akan berpasangan dengan Chandra HQ dan Dinta. Saya sangat antusias banget satu mobil dengan senior-senior ini,” ungkap Ginanjar.

Pembalap Dewa United Motorsport tersebut mengakui hasil pada putaran pertama masih jauh dari target yang telah ditetapkan tim. Namun dengan tiga seri yang masih tersisa, peluang untuk memperbaiki posisi klasemen tetap terbuka lebar.
“Untuk round pertama di Bali kemarin kita jauh dari target, dengan poin hanya 5. Tapi kita optimis masih bisa nyodok di papan tengah klasemen karena masih ada tiga seri lagi. Bismillah, I’m ready,” lanjutnya.
Semangat pantang menyerah juga ditunjukkan lewat kalimat motivasi yang menjadi pegangannya musim ini.
“I’ll never stop before I cross the finish line.”
Selain fokus mempersiapkan diri menghadapi persaingan, Ginanjar juga mengaku penasaran dengan karakter lintasan yang akan digunakan di Tabalong. Pasalnya, ini akan menjadi pengalaman pertamanya mengunjungi daerah tersebut.
“Tabalong itu berada di Kalimantan Selatan, perbatasan antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Saya belum pernah ke sana dan ini merupakan kota baru untuk saya. Untuk trek kemungkinan akan masuk area eks pertambangan. Kemungkinan kondisi jalannya cukup bagus karena merupakan jalan provinsi,” jelasnya.

Dengan dukungan navigator berpengalaman serta tekad untuk bangkit setelah hasil kurang maksimal di seri pembuka, Ginanjar Menak Pastika dan Dewa United Motorsport berharap mampu meraih poin penting pada Tabalong Smart Time Rally 2026 sekaligus membuka peluang memperbaiki posisi mereka di klasemen Kejurnas Time Rally musim ini. (Fajar eko)
