gilabalap.com – Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan pereli Gazpoll Racing Team, Subhana Mahaputra bersama navigator Suhartono atau yang akrab disapa Maston, pada Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, 6-7 Juni 2026.
Pembalap asal Bali ini harus menghadapi tantangan berat sejak special stage (SS) pertama. Mereka terkena penalti 30 detik akibat terlambat memasuki Time Control (TC). Akibat hukuman tersebut, catatan waktu yang semula 5 menit 23,6 detik berubah menjadi 5 menit 53,6 detik dan membuat mereka tercecer di posisi ketujuh kelas R1.
Namun, Putra dan Maston tidak menyerah begitu saja. Memasuki SS2, keduanya mulai menunjukkan performa sesungguhnya. Catatan waktu 5 menit 09,7 detik berhasil membawa mereka merangsek naik dari posisi ketujuh ke posisi keempat.

Performa pasangan Gazpoll Racing Team semakin panas pada SS3. Dengan gaya balap yang lebih agresif dan penuh perhitungan, mereka sukses mencatatkan waktu tercepat di kelas R1, yakni 5 menit 08,6 detik. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan mereka naik ke posisi ketiga klasemen sementara.
Hebatnya lagi, performa impresif itu belum berhenti. Meski kondisi mesin mobil belum 100 persen prima karena masih mengalami gejala ngempos, Putra dan Maston kembali tampil gemilang pada SS4. Mereka sukses membukukan waktu 5 menit 04,7 detik dan kembali menjadi yang tercepat atau The Fastest di kelas R1 pada special stage penutup.
“Hasil ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk menghadapi seri berikutnya. Terima kasih kepada seluruh pendukung yang telah memberikan dukungan penuh,” ungkap Putra yang berdomisili di Jembrana, Bali.

Menariknya, ajang ini juga menjadi debut bagi Suhartono sebagai navigator reli. Sosok yang sehari-hari berprofesi sebagai jurnalis di Autoride.co.id tersebut akhirnya merasakan langsung sensasi berada di dalam kokpit mobil reli.
“Ini menjadi pengalaman pertama yang luar biasa dalam hidup saya dan sangat berharga bagi saya. Saya yang biasanya datang ke event balap hanya sebagai jurnalis Autoride.co.id, kini bisa mencoba merasakan keseruan balap sebagai navigator,” ujar Maston.

Pria yang akrab disapa Maston itu mengaku sempat dihantui rasa gugup sebelum start. Maklum, dirinya sama sekali belum memiliki pengalaman sebagai navigator, mulai dari membuat pacenote hingga membacakannya saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi.
“Sebelum balapan tentu saja nervous banget. Ini perdana saya turun sebagai navigator dan sebelumnya sama sekali tidak tahu bagaimana menjadi navigator, bagaimana membuat pacenote, dan bagaimana membaca pacenote,” tambahnya.

Hasil positif yang diraih Putra dan Maston tidak lepas dari kerja sama solid seluruh kru dan tim pendukung. Dukungan penuh dari Gazpoll Racing Team, IgnitionB 119 Racing Bali, IMI Bali, KONI Bali, PPMKI Bali, Royal Purple Oil, NGK Busi, Parts of Four, Victor Garage, Om Rustam Saman Speed hingga Beer Bintang menjadi modal penting dalam perjalanan mereka mengarungi Kejurnas Sprint Rally 2026. (Jarwo)
