Gilabalap.com – Pembalap muda Indostar Motorsport, Aizansjah M Rizaluddin, menunjukkan semangat pantang menyerah dalam putaran lanjutan Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 yang berlangsung di Mandalika International Circuit, Lombok, pada 13-14 Juni 2026.
Turun di kelas ISTCR, Aizansjah mengandalkan Mercedes-Benz W123 Tiger, mobil yang sebelumnya sempat terbengkalai dan akhirnya dipersiapkan kembali untuk berlaga di ajang touring car nasional. Meski menghadapi berbagai tantangan sepanjang akhir pekan, pembalap muda tersebut tetap mampu mencatatkan hasil yang cukup positif.

Perjalanan Aizansjah tidak berjalan mulus sejak race pertama yang digelar pada Sabtu (13/6). Saat tengah berjuang meraih posisi terbaik, dirinya terpaksa menghentikan balapan lebih awal akibat masalah teknis pada mobil yang dikendarainya.
“DNF pada hari Sabtu itu diakibatkan karena selang kopling pecah akibat panas. Selang tersebut masih terbuat dari karet, sehingga saya tidak bisa memasukkan mobil ke gigi apa pun,” ungkap Aizansjah.

Memasuki race kedua pada Minggu (14/6), mahasiswa semester 4 Institut Teknologi Bandung (ITB) itu kembali menunjukkan tekad kuat untuk bangkit. Memulai balapan dari posisi keenam, Aizansjah sempat kehilangan satu posisi saat start dan ia kembali turun ke posisi kedelapan pada lap pertama.
Namun, perlahan ia mampu memperbaiki ritme balapnya. Setelah menyelesaikan 12 lap perlombaan, Aizansjah berhasil menyentuh garis finis di posisi keenam secara keseluruhan dan menempati posisi keempat di kelas non-seeded.

Meski hasil akhir belum sepenuhnya sesuai harapan, Aizansjah mengaku tetap puas dengan perkembangan yang berhasil dicapainya sepanjang akhir pekan balap di Mandalika.
“Untuk hasil balap kemarin, saya mendapatkan P2 di kelas Sport, P4 dan DNF untuk overall non-kejurnas. Saya rasa hasil ini merupakan mixed results karena sudah sesuai ekspektasi tahun lalu, di mana saya berhasil memecahkan personal best time dengan selisih kurang lebih dua detik. Namun, di sisi lain masih terasa kurang karena saya merasa bisa mendapatkan posisi dan catatan waktu yang lebih baik, tetapi harus memperlambat pace karena kondisi mobil saat itu,” jelasnya.

Peningkatan performa tersebut menjadi modal penting bagi Aizansjah untuk menghadapi seri berikutnya. Ia mengaku akan fokus meningkatkan persiapan fisik sekaligus melakukan evaluasi pada sektor teknis mobil agar mampu tampil lebih kompetitif.
“Untuk seri berikutnya, saya mempersiapkan diri dengan simulasi dan olahraga. Sedangkan untuk mobil, pendinginannya harus ditambah supaya saya bisa mem-push mobil lebih cepat,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Aizansjah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangannya di dunia balap, terutama keluarga dan tim mekanik yang bekerja keras memperbaiki mobilnya setelah insiden di race pertama.
“Saya ingin berterima kasih kepada orang tua yang selalu mendukung perjalanan saya di dunia motorsport, serta kepada para mekanik yang berhasil memperbaiki mobil untuk balapan hari Minggu setelah kejadian pada hari Sabtu,” tutup Aizansjah.

Untuk diketahui, keikutsertaan Indostar Motorsport dalam ajang di Sirkuit Mandalika ini tidak lepas dari dukungan penuh Pertamina, Koalisi Tubindo, MPR & CO, Sukkha Padel, Tamara GC, Aumos Garage, 114 Garage, Garage 27 dan Indosiar. (Fajar/Foto: Dok. Aizansjah)
