gilabalap.com – Pegokart dari tim TKM Racing, Kezia Santoso tidak lama lagi akan menetap di Eropa. Awalnya Kezia berencana melanjutkan kuliah di Universitas Groningen, Belanda, namun cewek yang baru saja merayakan ultah ke-18 ini akhirnya memilih Britania Raya sebagai tempat menuntut ilmu.
Namun hal yang menarik adalah, sebelum memulai aktifitasnya sebagai mahasiswi di Negeri Ratu Elisabeth, Kezia bakal menjalani tanggung jawabnya untuk mengharumkan nama Indonesia di Grand Final Eshark yang akan berlangsung di South Garda, Italia akhir Oktober nanti.
“Balapan di Italia dulu, setelah itu baru menetap di UK,” kata calon Mahasiswi Huddersfield University jurusan Psychology tersebut kepada redaksi gilabalap.com.
Sejauh ini Kezia pun sudah merampungkan segala kebutuhan sebelum terbang ke benua biru. “Semuanya sudah di urus, dokumen, visa dan lain-lain. Tinggal berangkat,” sambungnya.
Ia menambahkan saat kuliah nanti, ia tidak akan meninggalkan balapan. Untuk tetap mengasah skil dan potensi yang ia miliki, Kezia kemungkinan besar bakal berpartisipasi di kejuaraan gokart eropa atau balapan Formula 4 Eropa.
“Tapi sejauh ini saya belum tahu ikut balapan yang mana. Karena ingin fokus dulu untuk final di Italia,” beber Kezia.
Kezia sendiri berhasih meraih pencapaian positif di tahun 2016 ini. Bagaimana tidak sebagai satu-satunya pembalap wanita yang tampil di kelas paling berat yakni kelas Senior Rok kejurnas gokart Eshark dan Asia Rok Cup, Kezia Santoso sukses menutup kompetisi dengan gelar juara ketiga untuk nasional dan juara ketiga overall Asia.
Tahun 2016 ini juga menjadi musim yang padat bagi Kezia. Tidak hanya menyelesaikan ujian pendidikan formal, namun kakak kandung Keanon Santoso ini juga tampil di Kejuaraan Gokart Eshark Indonesia dan Asia. Bahkan Kezia juga memulai debutnya di balapan Formula Asia tahun 2016 ini. “Amazing, two thumbs up for you girl”.
Kezia Santoso jalani debut di Formula 4 Southeast Asia 2016 di Sirkuit Sepang

