Jelang Debut di Ferrari Challenge APAC 2018, Ini Persiapan Rama Danindro

gilabalap.com – Setelah vacum hampir 5 tahun dari kancah kejuaraan balap mobil, Danindro Arionindito yang akrab disapa Rama Danindro tahun ini akan mengikuti kejuaraan prestisius yakni Ferarri Challenge Asia Pacific 2018 yang akan diselenggarakan sebanyak 7 putaran di Melbourne, New Zealand, Shanghai, Fuji, Suzuka, Singapore dan Monza. Continue reading “Jelang Debut di Ferrari Challenge APAC 2018, Ini Persiapan Rama Danindro”

Rama Danindro Sambut Petualangan Baru di Ferrari Challenge 2018

gilabalap.com – Nama Rama Danindro memang lebih dulu dikenal di ajang gokart, pembalap yang beberapa kali menjadi wakil Indonesia di kejuaraan dunia gokart ini bakal menjalani petualangan barunya di ajang balap bergengsi yaitu Ferrari Challenge Asia Pacific (APAC) 2018.

Bagi Rama, ini merupakan kali pertama baginya balapan menggeber Ferrari. Karena itu ia pun belum berani mengumbar target.

“Saya excited banget, apalagi ini pertama kalinya balapan Ferrari Challenge yang digelar barengan dengan balap F1. Target saya sih mudah-mudahan bisa podium,” kata Rama kepada redaksi gilabalap.com.

Sementara itu, nantinya Rama sendiri akan berkompetisi di kelas Trofeo Pirelli yang merupakan kelas tertinggi di Ferrari Challenge.

“Lawannya cukup sulit karena di kelas Trofeo Pirelli ini lawannya pembalap-pembalap pro yang sudah 2-3 tahun balapan di Ferrari Challenge,” lanjut Rama.

Tampilnya Rama di Ferrari Challenge juga disambut positif oleh Ade Satyaningtyas selaku manajer. “Senang banget lihat Rama bisa come back setelah sempat berhenti walaupun tahun-tahun lalu masih suka balap gokart, tapi untuk tahun ini dia akan turun full series di Ferrari Challenge Asia Pacific 2018,” jelas Ade.

Rama Danindro menjadi salah satu dari lima pembalap Indonesia yang akan tampil di Ferrari Challenge APAC 2018. Di kelas Trofeo Pirelli, Rama akan berduet dengan Renaldi Hutasoit.

Kamaditya, Jagoan Baru Tim Indonesia di Ferrari Challenge 2018

gilabalap.com – Tahun 2018 ini, Ferrari Indonesia Team bakal menurunkan total lima pembalap di ajang Ferrari Challenge Asia Pacific (APAC). Mereka adalah Renaldi Hutasoit, Rama Danindro, Adit Kamaditya serta dua pembalap lain yang belum diumumkan.

Pencinta motorsport tanah air mungkin sudah tak asing dengan nama Renaldi Hutasoit, dan Rama Danindro yang memang sudah punya track record dalam kancah balap nasional dan internasional. Akan tetapi bagi, Adit Kamaditya, ini merupakan kali pertamanya ia tampil balapan di ajang internasional dengan kendaraan super car Ferrari.

Jelang debutnya, Kamaditya sendiri belum ingin mematok target tinggi. Ia mengaku terus belajar dari para senior seperti Renaldi Hutasoit.

“Tentunya saya sangat excited bisa berkompetisi disini. Saya akan banyak belajar,” ujar Kamaditya.

“Karena memang di balapan ini stamina juga sangat menentukan, beradaptasi dengan sirkuit serta memperhitungkan segala macam resiko,” sambungnya.

Di Ferrari Challenge APAC 2018 ini, Kamaditya bakal tampil di kelas Shell AM yang merupakan kelas dengan jumlah peserta terbanyak. Tak hanya itu, di ajang Ferrari Challenge APAC 2018 mobil yang digunakan adalah Ferrari 488 challenge menggantikan mobil sebelumnya Ferrari 458 challenge.

Tahun 2018, Debut Renaldi Geber Ferrari 488, Lebih Kencang dari Mobil Sebelumnya

gilabalap.com – Vakum di tahun 2017 kemarin, Renaldi Hutasoit akhirnya kembali berlaga di ajang Ferrari Challenge Asia Pacific (APAC) 2018 bersama 4 rekan pembalap baru di tim Ferrari Indonesia.

Renaldi yang merupakan runner up Ferrari Challenge tahun 2015 dan 2016 mengaku cukup bergairah untuk memulai balapan, hal itu dikarenakan tahun ini ia tidak lagi balapan dengan Ferrari 458 melainkan dengan Ferrari 488 yang diatas kertas memiliki performa yang lebih baik.

“Sebenarnya mobil ini (Ferrari 488) sudah dipakai tahun 2017, tapi saya kan vakum tahun kemarin. Jadi ini pertama kali juga buat saya balapan pakai 488,” kata Aldi, sapaan akrab Renaldi Hutasoit kepada redaksi gilabalap.com.

Secara performa, Ferrari 488 jauh lebih bertenaga dibandingkan dengan Ferarri 458. Dari hasil tes di sirkuit Fiorano Italia, 488 lebih cepat 1 detik, sedangkan untuk di Sirkuit F1 seperti Sepang, 488 bisa lebih cepat hingga 2,5 detik.

Adapun hal yang paling ingin dirasakan Aldi adalah pengembangan yang dilakukan Ferrari terhadap 488 tersebut. “Torsinya lebih gede, meski begitu Ferrari merancang mobil ini saat keluar tikungan lalu kita ngegas mobil ini bisa sangat mencengkram (menggigit). Itu yang saya tunggu untuk ngerasain,” lanjut Aldi.

Sementara itu, Louis Colmache, Head of Corse Clienti Asia Pacific menjelaskan bahwa pengembangan Ferrari 488 Challenge sangat total. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik dari DNA balap yang dimiliki Ferrari kepada para peserta.

“Mobil ini tenaganya jauh lebih baik, torsinya lebih besar 41 persen dibandingkan 458 challenge. Aerodinamika juga jauh lebih maksimal,” ungkapnya.

Tahun ini, Ferrari Challenge menggelar 7 putaran sepanjang tahun 2018. Putaran terakhir merupakan seri final yang digelar di Monza Italia dimana peserta dari 3 regional berbeda yaitu Asia pasifik, Eropa, dan Amerika Utara.

Renaldi Hutasoit bersama tim Ferrari Indonesia

ferrari indonesia

Ferrari Challenge APAC 2018: Tim Ferrari Indonesia Bawa 5 Pembalap, Renaldi Masih Andalan

gilabalap.com – Ferrari Indonesia Team akan kembali menjadi penantang di kejuaraan Ferrari Challenge Asia Pacific (APAC) 2018. Sedikit spesial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di musim 2018 ini tim Ferrari Indonesia bakal menurunkan total sebanyak lima pembalap. Dari lima pembalap tersebut, runner up Ferrari Challenge dua musim beruntun (2015-2016) Renaldi Hutasoit masih menjadi andalan.

CEO Ferrari Jakarta, Arie Christopher menjelaskan tahun ini merupakan angka terbanyak Ferrari Indonesia menurunkan jumlah pembalap. “Total tahun ini ada 5 pembalap dan 3 mobil. Angka ini merupakan angka tertinggi yang pernah kami kirimkan selama partisipasi kita di Ferrari Challenge. Kami yakin bahwa kami bisa meraih banyak kemenangan. Dengan mengirimkan lebih banyak mobil dan banyak pembalap papan atas adalah usaha kami untuk mengibarkan merah putih di kancah dunia,” kata Arie Christopher, di markas Ferrari Jakarta yang berlokasi di gedung MRA, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).

Sementara itu, Renaldi Hutasoit yang akan menjadi pentolan tim Indonesia mengaku siap mengusung target podium. “Saya sudah vakum setahun, dan untuk target tentu sama dengan tahun-tahun lalu dimana kita adalah langganan podium. Saya belum bisa memprediksi soal bagaimana kompetisinya, tapi tentunya kita akan melakukan yang terbaik,” ujar Aldi kepada redaksi gilabalap.com.

Selain Renaldi Hutasoit yang akan tampil dikelas paling bergengsi Trofeo Pirelli, beberapa pembalap lain yang sudah di umumkan antara lain, Kamaditya dan Rama Danindro. “Untuk dua pembalap lagi nanti akan kita umumkan, untuk saat ini belum bisa kita bocorkan. Yang pasti orang Indonesia,” pungkas Arie Christopher.

Adapun seri pembuka Ferrari Challenge Asia Pacific 2018 rencananya bakal digelar pada tanggal 22-25 Maret mendatang di Sirkuit Melbourne, Australia berbarengan dengan seri pembuka Formula 1 2018.

Usai Seri 6 Fuji, Aldi Hutasoit Tertinggal 21 Angka dari Florian Merckx

gilabalap.com – Pembalap andalan Indonesia di ajang Ferrari Challenge Asia Pacific 2016, Renaldi Hutasoit semakin tertinggal usai round 6 yang berlangsung di Sirkuit Fuji, Jepang Sabtu (14/10) dan Minggu (15/10) beberapa waktu lalu.  Continue reading “Usai Seri 6 Fuji, Aldi Hutasoit Tertinggal 21 Angka dari Florian Merckx”

Aldi Hutasoit Dua Kali Podium 2 di Marina Bay

gilabalap.com – Pembalap Ferrari Indonesia Team, Renaldi Hutasoit harus puas dengan hasil podium kedua dalam lanjutan seri ke-5 Ferrari Challenge Asia Pacific (APAC) 2016 yang berlangsung Sabtu (17/9) dan Minggu (18/9) di Sirkuit Jalanan Kota Marina Bay. Continue reading “Aldi Hutasoit Dua Kali Podium 2 di Marina Bay”

David & Aldi Start 3-4 di Race 2 Ferrari Challenge, Sepang

gilabalap.com – Duet pembalap Ferrari Indonesia Team, David Tjiptobiantoro dan Renaldi Hutasoit masing-masing mengisi posisi start ke-3 dan ke-4 pada race 2 Ferrari Challenge Asia Pacific round 4 yang berlangsung Minggu (7/8) di Sirkuit Sepang, Malaysia.  Continue reading “David & Aldi Start 3-4 di Race 2 Ferrari Challenge, Sepang”

Usai Balapan di Suzuka & Yas Marina, Aldi Sudah Tahu Musuh Terberat

gilabalap.com – Pembalap Indonesia yang tahun ini kembali berkompetisi di ajang Ferrari Challenge Asia Pacific 2016, Renaldi Hutasoit menjelaskan dirinya sudah paham peta persaingan Ferrari Challenge tahun ini, khususnya untuk kelas tertinggi Trofeo Pirelli yang ia ikuti.   Continue reading “Usai Balapan di Suzuka & Yas Marina, Aldi Sudah Tahu Musuh Terberat”